Eropa

Teroris Serang Supermarket di Trebes Prancis, Tiga Tewas, 16 Luka-luka

serangan teroris di Prancis

Sabtu, 24 Maret 2018 – 08.30 Wib,

SALAFYNEWS.COM, TREBES – Setidaknya tiga orang tewas dan sedikitnya 16 orang terluka setelah seorang pria bersenjata melakukan penyanderaan pada sebuah supermarket di selatan Prancis. Serangan itu terjadi di supermarket Super U di kota Trèbes pada Jumat 23 Maret sekitar jam 11 pagi waktu setempat.

Baca: Aksi Terorisme Bumerang bagi Prancis, Tunisia, Kuwait

Perdana Menteri Prancis Edouard Philippe mengatakan penyenderaan dan penembakan ini ‘tampaknya menjadi aksi teroris’. Tersangka, yang dilaporkan seorang warga negara Maroko dan diketahui oleh dinas intelijen Prancis, dilaporkan menembak seorang tukang daging setelah sebelumnya menembak polisi yang sedang joging, melukai salah satu dari mereka.

Pria bersenjata yang mengaku memiliki hubungan dengan Isis mengambil para sandera di supermarket di Prancis selatan. Sebuah operasi polisi langsung dilakukan di dekat kota bersejarah Carcassonne di Prancis selatan itu. Seorang polisi juga ditembak dan terluka di dekat kota dalam insiden yang mungkin terkait.

Baca: Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Katolik Medan Terinspirasi Teror di Perancis

Saat beraksi menembaki polisi, pelaku meneriakkan ‘Vengeance for Syria!’ atau pembalasan untuk Suriah. Walikota Eric Menassi mengatakan kepada BFM bahwa para sandera telah dibebaskan dan tersangka bersama satu petugas polisi di supermarket. Dia menuntut pembebasan Salah Abdesalam, satu-satunya anggota sel ISIL/ISIS yang masih hidup yang menyerang Paris pada tahun 2015.

Menurut sumber AFP, seorang pria tak dikenal memasuki supermarket sekitar pukul 11 waktu setempat. Tembakan kemudian terdengar di area tersebut. Sumber itu mengatakan: “Seorang tukang daging di U-Supermarket telah ditembak mati. Pria bersenjata itu meneriakkan slogan tentang perang di Suriah. Dia mengatakan dia mewakili Negara Islam.”

Baca: Arab Saudi Jantung Terorisme Global

Selain senjata, granat terlihat dipegang pria yang dikatakan berusia 30-an. Media lokal melaporkan bahwa salah satu polisi yang sedang jogging ditembak lima kali oleh dua orang di dalam mobil. Sebuah sumber di kantor kejaksaan Paris mengatakan, jaksa penuntut terorisme sedang menyelidiki penyanderaan. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: