Asia

Teroris Abu Sayyaf Penggal Kakek Tua Asal Jerman

Selasa, 07 Maret 2017 – 12.26 Wib,

SALAFYNEWS.COM, FILIPINA – Seorang pejabat militer Filipina mengatakan pada sabtu malam (04/03) bahwa “tentara Filipina telah menemukan potongan mayat seorang pria tua yang diketahui berkewarganegaraan Jerman dengan nama Jurgen Kantner. Diketahui bahwa kelompok garis keras Abu Sayyaf yang terkait dengan kelompok teroris Daesh/ISIS telah memenggalnya pada minggu lalu(05/03)”. (Baca: Duterte: Teroris Abu Sayyaf Bangun ke Khalifahan di Asia Tenggara)

Kolonel Cirilito Sobejana yang merupakan komandan Join Task Force di provinsi Sulu mengatakan kepada wartawan bahwa “kepala dan tubuh Jurgen Kantner ditemukan ketika tentara Filipina melakukan operasi penyisiran dan pencarian di kota Indanan di provinsi Sulu di Filipina selatan.

Kolonel Sobejana mengatakan bahwa “jasad Kantner ditempatkan di kamar mayat di rumah sakit Sulu selama beberapa waktu sambil menyiapkan dokumen yang diperlukan untuk mengirimkan mayat tersebut”.

Sementara itu, Filipina dan Jerman mengecam aksi pemenggalan yang dilakukan oleh kelompok Abu Sayyaf terhadap Kantner yang direkam dalam sebuah video yang memperlihatkan proses pemenggalan setelah berakhirnya batas waktu pembayaran uang tebusan sebesar 600.000 dolar. (Baca: Teroris Abu Sayyaf Penggal Sandera Karena Tak Ditebus)

Jurgen Kantner ini diketahui berusia 70 tahun, ia terjebak di sebuah pulau kecil Julu selatan dan ia telah meminta bantuan dua kali dalam dua pesan singkatnya yang ada dalam dua video yang mengatakan “ia akan dibunuh jika uang tebusan tidak dibayar”.

Presiden Filipina Rodrigo Duterte turut berduka atas kejadian ini dan meminta maaf kepada Jerman karena tidak bisa menyelamatkan Kantner dengan desakannya agar tidak membayar uang tebusan. (Baca: Cerita Tragis Seorang Ibu Tentara Filipina Tentang Abu Sayyaf Penggal Kepala Anaknya)

Sementara itu, tentara Filipina berjanji akan mengadili pembunuh Kantner dan melanjutkan operasi pembebasan sandera lainnya yang masih ditawan oleh kelompok Abu Sayyaf yang telah menerima puluhan juta dolar hasil pembajakan dan uang tebusan. (SFA)

Sumber: Mepanorama

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: