Headline News

Teroris Abaikan Gencatan Senjata di Ghouta Timur

Jum’at, 23 Februari 2018 – 07.45 Wib,

SALAFYNEWS.COM, MOSKOW – Kementerian pertahanan Rusia memperingatkan bahwa para teroris di Ghouta Timur Damaskus menggunakan warga sipil sebagai tameng manusia, dan menambahkan bahwa mereka tidak memberikan jawaban atas tuntutan untuk mengakhiri bentrokan tersebut.

Baca: Operasi Pembebasan Besar-besaran Tentara Suriah di Ghouta Timur

Pusat Rekonsiliasi Rusia pada kementerian pertahanan melaporkan pada hari Kamis bahwa teroris Jeish al-Islam telah menutup sebuah koridor di dekat kamp al-Wafedin, mencegah warga sipil meninggalkan daerah-daerah yang masih dipegang oleh militan di Damaskus Timur.

Ia menambahkan bahwa teroris Jeish al-Islam, Faylaq al-Rahman dan Tahrir al-Sham Hay’at (the Levant Liberation Board atau Jabhat Al-Nusra) menghalangi usaha pemerintah untuk membantu warga sipil, dimana puluhan warga sipil telah disandera oleh militan di wilayah tersebut dan puluhan lainnya ditahan.

Baca: MEMANAS! Konvoi Besar Tentara Suriah dan Rusia Menuju Ghouta Timur

Laporan itu juga menambahkan bahwa para teroris belum menanggapi tuntutan militer Rusia untuk menghentikan bentrokan dan melucuti senjata, yang menekankan bahwa perundingan telah gagal.

Sementara itu, sumber-sumber setempat melaporkan pada hari Minggu bahwa tentara Suriah bersiap untuk operasi besar pembersihan teroris setelah pasukan dan peralatan militer baru tidak di Ghouta Timur.

Baca: Pasukan Darat Suriah Hajar dan Tangkap Teroris di Ghouta Timur

Sumber tersebut mengatakan bahwa sebuah konvoi panjang kendaraan tentara, termasuk beberapa kendaraan pengangkut lapis baja dan personel militer serta sejumlah besar pasukan baru tiba di Damaskus Timur.

Mereka menambahkan bahwa tentara sekarang siap sepenuhnya untuk memulai operasi berskala besar melawan teroris di wilayah tersebut. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: