Fokus

Teror SMS, KA Merak-Rangkasbitung Diancam Bom

Ilustrasi Kereta Api

JAKARTA – Kapolres Cilegon AKBP Rizki Agung Prakoso mengatakan Kereta Api (KA) Jurusan Merak-Rangkasbitung dan Rangkasbitung-Merak, pada Jum’at (01/06), menerima ancaman teror bom. Ia menegaskan, ancaman tersebut diterima petugas kereta melalui pesan singkat (SMS) dari orang yang tak dikenal.

Baca: Massa Geruduk Kantor PKS Jabar Karena Kadernya Banyak Sebut Teror Bom Rekayasa

Pesan singkat diterima petugas kereta yang langsung memberhentikan kereta di Stasiun Cilegon. Saat mendapatkan teror berupa pesan singkat, petugas kereta api segera berhenti di Stasiun Cilegon. Petugas kepolisian kemudian meminta seluruh penumpang turun dan mencari tempat aman.

Pihak kepolisian kemudian memeriksa secara menyeluruh gerbong kereta api tersebut. Pihak kepolisian dari Reskrim Polres Cilegon segera melakukan pencarian terhadap nomor tersebut. Identitas pelaku telah diketahui dan kini sedang dalam pengejaran petugas kepolisian.

Baca: Bomber Perempuan di Surabaya, Ketum Ansor: Darurat Terorisme

“Masih kegiatan sterilisasi, semoga tidak ada apa-apa. Pelaku dalam pelacakan, sudah di identifikasi. Lagi di kejar pelaku nya,” terangnya.

Baca: Zainul Muttaqin: Inilah Beda Bom Bunuh diri Muhammad Toha dengan Teroris

“Identitas pelaku telah diketahui dan kini sedang dalam pengejaran petugas. Semoga tidak ada apa-apa dalam pelacakan.” tukasnya. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: