Fokus

Teror Bom Masjid Sinai Mesir Akibat Panasnya Politik di Palestina & Timur Tengah

Minggu, 26 November 2017 – 11.09 Wib,

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Hubungan Luar Negeri, KH Muhyiddin Junaidi mengatakan, serangan brutal kelompok militan yang mengebom sebuah masjid di Rawda, Sinai Utara, Mesir pada Jumat (24/11) kemarin, masih ada kaitannya dengan perkembangan politik di Palestina.

Baca: Kronologi Serangan Teror Masjid di Sinai Mesir

“MUI setelah menyampaikan kutukan terhadap pengeboman Masjid di Sinai menilai bahwa aksi biadab itu tak lepas dari perkembangan politik di Palestina, khususnya terkait rekonsiliasi kelompok Fatah dan Hamas,” ujar Muhyiddin seperti dilansir oleh Republika, Minggu (26/11).

Dia menjelaskan, bahwa Israel adalah pihak yang menolak rekonsiliasi tersebut karena dapat meningkatkan soliditas perjuangan bangsa Palestina. Sementara, perubahan sikap Mesir terhadap Hamas secara politik telah mengucilkan Israel. “Perubahan sikap Mesir terhadap Hamas yang sangat negatif secara politik mengucilkan Israel,” ucapnya.

Baca: Zionis Israel Pusing, Hamas Tolak Tiga Prasyarat Perundingan Tel Aviv

Di samping itu, Israel yang sejak dulu terus menyuarakan Anti-Hizbullah dan Iran, kini juga telah berhasil menekan Arab Saudi dan menyokong sikap Pangeran Mahkota Kerajaan Arab Saudi, Mohammad bin Salman (MBS) yang akan menghancurkan Hizbullah di Lebanon.

Menurut dia, Isreal telah mengistruksikan seluruh kedubesnya agar mendukung upaya Arab Saudi memerangi Hizbullah dan Iran. Kata dia, pengusiran Hizbullah dari Lebanon merupakan strategi untuk memotong jalur suplai persenjataan ke Syria. “Dana segar ratusan miliar US dolar hasil pemeresan terhadap para konglomerat Saudi adalah modal awal untuk pembeliaan senjata dan biaya perang urat syaraf dimana sasaran utama adalah mengendalikan Lebanon,” katanya.

Ia mengatakan bahwa kerjasama Saudi, Israel dan Amerika Serikat dalam menekan Iran dan Hizbullah dengan berbagai alasan justru merugikan umat Islam di kawasan dan dunia.

Baca: Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman Tantang Perang dengan Iran

“Indonesia yang tak akan mengakui kedaulatan Israel sebelum kemerdekaan Palestina, pasti berhadapan langsung dengan Saudi jika Riyadh menjalin hubungan diplomasi dengan Tel Aviv (Kota Pusat Pemerintahan Israel,” ucapnya. (SFA)

Sumber: ROL

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: