Fokus

Terkait Kerusuhan Tanjung Balai, Guru Les Ditangkap Bareskrim

Jum’at, 05 Agustus 2016,

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA – Kerusuhan di Tanjung Balai, pihak Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri telah menangkap seorang guru les bahasa Inggris berinisial FAB terkait kerusuhan di Tanjung Balai, Sumatera Utara. (Baca: Kerusuhan Tanjung Balai, Kau Ber-Islam Tapi Kau Kehilangan Muhammad)

Menurut Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Agung Setya, FAB melakukan provokasi atau ajakan melakukan kerusuhan melalui akun media sosial Facebook.

“Pada dinding akun Facebook dia (FAB) membuat kebencian kepada masyarakat atas ajakan provokatif itu,” kata Agung Setya, Jumat (5/8/2016). (Baca: Kasus Tanjung Balai, Media Radikal Serang Jokowi Dengan Isu Anti Islam dan Pro Etnis Cina)

Agung menjelaskan, FAB berhasil diciduk di kantornya yang berada di Rangkas Bitung, Banten. Satu unit HP jadi barang bukti.

Agung menjelaskan, tersangka FAB bisa dikenakan Pasal 16 UU Nomor  40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan atau Pasal 45 (2) Jo pasal 28 (2) UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Sementara, M (41) yang disebut sebagai penyebab kerusuhan di Tanjung Balai, Sumatera Utara hingga saat ini belum juga ditetapkan sebagai tersangka. (Baca: Kepada Perusuh SARA Tanjung Balai, Kalian Itu Islam Apa?)

Menurut Kapolri Jenderal Tito Karnavian, belum ditetapkannya M sebagai tersangka karena berdasarkan hasil keterangan yang sudah dilakukan, M tidak melakukan provokasi.

“Yang terjadi kan dia komplain mengenai warga saja, dia hanya komplain karena ada suara yang keras,” kata Tito di Jalan Kemiri, Menteng, Jakarta, Kamis (4/8/2016). (SFA/SIndoNews)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: