Amerika

Terkait HAM, HRW Desak AS Stop Penjualan Senjara ke Bahrain

Raja Bahrain dan Donald Trump

NEW YORK – Human Rights Watch telah meminta Amerika Serikat untuk menahan dua penjualan senjata ke Bahrain dikarenakan “catatan hak asasi manusia yang suram” di negara Teluk Persia. Organisasi yang berbasis di New York membuat permohonan dalam pernyataan pada hari Kamis, tentang penjualan helikopter serang dan 3.000 bom senilai 1 miliar dolar, seperti dilansir PressTv (25/05).

Baca: Emir Bahrain Bunuh Wartawan Cantik di Depan Anaknya yang Berusia 6 Tahun

“Kedua penjualan senjata ini memperjelas bahwa administrasi Trump tidak bermaksud memberikan kebebasan hak asasi manusia di Bahrain,” kata direktur HRW’s Washington, Sarah Margon.

“Pada tahun lalu, Bahrain telah mempertajam tindakan kerasnya terhadap aktivis, pengacara, dan jurnalis,” pernyataan HRW menambahkan. AS telah menyetujui kemungkinan penjualan ribuan bom untuk jet tempur F-16 ke Bahrain.

Baca: GILA! Saudi, Mesir, UEA, Bahrain Masukkan Federasi Ulama Dunia dalam Daftar Terorisme

“Pemerintah telah secara sewenang-wenang mencabut sejumlah catatan kewarganegaraan penduduk yang menentang pemerintah, melakukan persidangan yang tidak adil terhadap warga sipil di pengadilan militer, melecehkan, mengintimidasi, memenjarakan, dan menuntut pembela HAM dan anggota keluarga mereka,” kata pernyataan itu.

Bahrain telah diguncang protes pro-demokrasi sejak 2011. Puluhan orang telah tewas dan ratusan lainnya dipenjara selama penindasan rezim Al Khalifah yang berkuasa. Pekan lalu, kerajaan itu mencabut kewarganegaraan 115 orang dan memberi 53 dari mereka hukuman seumur hidup atas tuduhan terorisme.

Baca: Inilah Kebiadaban Terbaru Rezim Al-Khalifa Bahrain Kepada Tokoh Moderat Islam

Sejak Maret lalu, warga sipil telah diadili di pengadilan militer, yang telah dikutuk oleh kelompok-kelompok hak asasi manusia karena sama saja dengan menerapkan undang-undang darurat yang tidak dideklarasikan. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: