Headline News

Tentara Suriah Sergap dan Gagalkan Teroris Pasok Senjata Buatan AS ke Ghouta Timur

Sabtu, 10 Maret 2018 – 06.28 Wib,

SALAFYNEWS.COM, SURIAH – Tentara Suriah yang mendapatkan informasi dari agen intelijen, untuk melakukan operasi penyergapan dan menggagalkan rencana teroris yang mengirim sejumlah besar senjata dan amunisi buatan AS ke Jabhat Al-Nusra di Ghouta Timur pada hari Jum’at (09/03).

Baca: Video: Pabrik Senjata AS dan Israel Ditemukan di Pedesaan Damaskus

Para tentara dalam sebuah operasi penyergapan, berhenti dan menyita dua truk berisi senjata dan amunisi besar, termasuk pesawat tak berawak buatan AS, menuju daerah-daerah di bawah kendali Al-Nusra di Ghouta Timur.

Tentara telah menimbulkan kerugian besar terhadap para teroris dalam operasi malam di Ghouta Timur.

Warga sipil di Ghouta Timur mengungkapkan pada hari Rabu bahwa para teroris menjarah konvoi bantuan kemanusiaan yang dikirim ke wilayah pada awal pekan ini.

Pasokan bantuan kemanusiaan ke kota Douma di Ghouta Timur oleh konvoi Red Crescent PBB-Suriah hampir terancam oleh perundingan dua jam antara anggota konvoi dan kepala dewan militer dan politik setempat, kata sumber tersebut.

Baca: Monarki Saudi-Wahabi Senjata Amerika Hancurkan Islam dari Dalam

“Setelah konvoi memasuki Douma, pembicaraan antara staf konvoi dan pemimpin dewan militer dan politik lokal terjadi di salah satu masjid lokal, direkam dalam video, dan rekaman tersebut kemudian digunakan oleh militan Jeish al-Islam untuk tujuan propaganda,” kata seorang sumber.

“Pada saat yang sama, karena penundaan dua jam, pengiriman bantuan kemanusiaan dan obat-obatan ke warga sipil ternyata berada di bawah ancaman gangguan,” sumber tersebut menambahkan.

Baca: Terungkap Skandal Pasokan Senjata AS Kepada ISIS di Irak dan Suriah

Sumber tersebut menekankan bahwa badan-badan kemanusiaan dapat secara pribadi memverifikasi bahwa militan secara paksa menahan warga sipil di daerah tersebut sebagai “perisai manusia”.

“Warga meminta staf PBB dan anggota konvoi untuk memfasilitasi evakuasi mereka dari zona ini, dan mengatakan bahwa gerilyawan mengambil bantuan mereka, melarang mereka meninggalkan rumah mereka,” katanya. (SFA/FNA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: