Headline News

Tentara Suriah Berhasil Rebut Markas ISIS di Homs

Senin, 07 Agustus 2017 – 08.57 Wib,

SALAFYNEWS.OM, SURIAH – Tentara Suriah telah berhasil merebut markas ISIS terakhir di provinsi Homs, Sabtu (5/8/2017) waktu setempat, yang membuka jalan mereka untuk menyerang ekstrimis di timur negara itu. Ini adalah kota terakhir yang diduduki Daesh di Provinsi Homs. Pengambilan kembali kota membuka rute lain bagi pasukan pemerintah untuk maju menuju Deir Ezzor.

Al-Sukhna, sekitar 70 kilometer timur laut kota kuno Palmyra yang terkenal, adalah kota terakhir yang menuju kota timur Deir Ezzor, tempat  pemerintah mengepung  teroris ISIS sejak awal 2015.

Daesh mengendalikan sebagian besar provinsi Deir Ezzor yang kaya minyak, namun mereka berada di bawah tekanan dari pasukan Suriah yang maju dari barat.

Tentara Suriah mengendalikan ibukota provinsi Deir Ezzor, yang dikepung oleh Daesh selama dua tahun. Deir Ezzor adalah satu dari sedikit wilayah yang tersisa di bawah kendali Daesh setelah mereka kehilangan banyak wilayah di Raqqah, ibukota de facto Khilafah di Suriah. Sekitar 600.000 orang diperkirakan tinggal di daerah-daerah yang diduduki Daesh di provinsi ini.

Awal pekan ini, laporan mengatakan bahwa kelompok teroris tersebut telah memerintahkan semua orang berusia antara 20 dan 30 di Deir Ezzor untuk melaporkan diri mereka ke pusat markas ISIS untuk ikut perang melawan pasukan Suriah.

“Siapa pun yang gagal mendaftar dalam waktu satu minggu dari pengumuman ini akan dimasukkan secara paksa ke garis depan pertempuran,” bunyi perintah tersebut.

Lembaga Pemantau Hak Asasi Manusia Suriah,  yang berbasis di Inggris, mengatakan bahwa pasukan pemerintah telah berhasil merebut kota tersebut setelah menembakkan artileri tentara berat dan serangan udara oleh sekutu pemerintah Rusia.

Tidak ada konfirmasi resmi penangkapan dari pemerintah Suriah. Dilaporkan AFP, Minggu (6/8/2017), kantor berita negara SANA mengatakan tentara telah mengepung kota dari tiga sisi.

Sejak bulan Mei, tentara Suriah telah melakukan kampanye militer yang luas dengan dukungan Rusia untuk merebut kembali gurun pasir yang luas yang memisahkan ibukota Damaskus dari Deir Ezzor dan kota-kota lain di sepanjang Lembah Efrat.

Setelah kalah di benteng Irak Mosul, ISIS kini menghadapi banyak serangan di Suriah. Pasukan Pertahanan Suriah yang didukung AS sekarang menguasai lebih dari separuh benteng terpenting Raqqa yang tersisa. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: