Headline News

Tentara Hizbullah & Suriah Kompak Hajar Teroris di Perbatasan Lebanon-Suriah

Sabtu, 22 Juli 2017 – 14.13 Wib,

SALAFYNEWS.COM, SURIAH – Komandan koalisi militer Suriah pro-pemerintahan presiden Bashar Assad mengungkapkan bahwa kelompok perlawanan Hizbullah Lebanon dan pasukan tentara Suriah pada hari Jumat (21/07) telah memulai operasi militer untuk mengusir kelompok-kelompok teroris bersenjata dari benteng terakhir mereka di perbatasan Lebanon-Suriah. (Baca: Ancaman Brigade Maut Hizbullah, ‘Pintu Neraka’ Menanti Pasukan Saudi di Suriah dan Irak)

Komandan militer Suriah ini mengatakan kepada Reuters bahwa operasi militer yang dilancarkan tersebut menargetkan para militan Jabhah Fath al-Sham yang dikenal dengan nama Jabhat al-Nusra di wilayah pegunungan gersang di pinggiran kota Arsal Lebanon yang dikenal dengan nama Jarod Arsal dan wilayah-wilayah yang dekat dengan kota Flitah Suriah.

Sejumlah media-media Hizbullah Lebanon menyebutkan bahwa operasi militer tersebut telah menciptakan kemajuan signifikan di tahap awalnya.

Sebuah sumber kemananan Lebanon mengatakan bahwa sejumlah pengungsi yang tinggal di wilayah tersebut telah melarikan diri ke arah kota Arsal, di mana para tentara Lebanon memfasilitasi masuknya mereka ke kota Arsal di bawah pengawasan PBB. Sumber ini mengatakan bahwa jumlah pengungsi ini belum dketahui secara pasti. (Baca: Israel Lakukan Segala Cara untuk Cegah Suriah Lawan Teroris)

Sementara itu, juru bicara Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR), Lisa Abu Khalid mengatakan bahwa sejauh ini baru sedikit para pengungsi yang melarikan diri ke kota Arsal.

Dilaporkan bahwa ada ribuan para pengungsi Suriah yang tinggal di kamp-kamp di pegunungan Jarod Arsal yang gersang di timur kota Arsal di perbatasan antara Lebanon dan Suriah yang merupakan markas para militan ISIS dan kelompok ekstrimis lainnya serta kelompok-kelompok bersenjata yang terlibat dalam perang sipil Suriah yang telah berlangsung sejak 6 tahun terakhir.

Stasiun televisi Al Manar mengatakan bahwa militan Al Nusra di Jarod Arsal dan di wilayah-wilayah dekat kota Flitah Suriah telah digempur. Selain itu, media-media perang Hizbullah menyebutkan bahwa tentara Suriah telah melancarkan sejumlah serangan udara yang menargetkan markas-markas teroris Al Nusra di dekat kota Flitah Suriah. (Baca: Kenapa Zionis Israel Tidak Berani Perang dengan Hizbullah? Ini Jawabannya)

Jabhat al-Nusra, yang merupakan cabang resmi organisasi teroris Al-Qaeda yang terlibat dalam perang sipil yang berkobar di Suriah pada tahun lalu secara resmi memutuskan hubungannya dengan Al-Qaeda dan mengubah namanya, lalu membentuk kelompok tempur baru bernama Haiat Tahrir Al-Sham yang merupakan sebuah koalisi tempur yang terdiri dari kelompok-kelompok ekstrimis-Islam.

Kota Arsal Lebanon sejak tahun 2014 telah mengalami krisis keamanan yang serius yang disebabkan oleh perang sipil Suriah setelah para teroris-ekstrimis sempat menguasai kota Lebanon. (SFA)

Sumber: Arabic.SputnikNews

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: