Amerika

Tak Percaya dengan Saudi, Amerika Akan Serang Langsung Yaman

Selasa, 28 Maret 2017 – 08.32 Wib,

SALAFYNEWS.COM, WASHINGTON – Menteri Pertahanan AS James Mattis meminta Gedung Putih untuk menghapus pembatasan dukungan militer AS pada Arab Saudi dan sekutunya yang terlibat dalam serangan militer terhadap Yaman, menurut laporan. (Baca: Al-Qaida Dirikan Negara Kecil di Yaman Berkat Intervensi Inggris dan Amerika)

Dalam memo yang disampaikan kepada Penasihat Keamanan Tentara Nasional Letjen HR McMaster bulan ini, Mattis menyarankan bahwa “dukungan tanpa batas” untuk perang yang dipimpin Arab Saudi akan membantu mengatasi “ancaman umum”, Washington Post melaporkan pada hari Minggu, mengutip dari pejabat senior AS.

Jika disetujui, permintaan akan menandai peningkatan yang signifikan dalam keterlibatan militer AS di Yaman, yang sampai saat ini sebagian besar telah dibatasi untuk operasi kontra terorisme melawan al-Qaeda di Semenanjung Arab (AQAP) dan dukungan langsung untuk koalisi yang dipimpin Saudi. (Baca: Amerika Jual Senjata ‘Kematian’ Kepada Saudi Untuk Bunuh Yaman)

Pernyataan langsung dalam memo Chief Pentagon, akan diperdebatkan oleh tim keamanan nasional Presiden Donald Trump minggu ini. Apakah memberikan dukungan untuk operasi yang direncanakan oleh Uni Emirat Arab untuk mengambil pelabuhan kunci Hudaydah.

Memo itu tidak merekomendasikan bahwa Gedung Putih setuju untuk setiap bagian dari rencana Emirat. Sebuah proposal untuk penyebaran pasukan operasi Khusus di pelabuhan Hudaydah “bukan bagian dari permintaan”, ujar Mattis, yang dikutip seorang pejabat senior yang mengatakan kepada Washington Post pada kondisi anonimitas. (Baca: Sunnah-Syiah Yaman Bersatu Kutuk Penindasan Rezim Israel, Amerika, Saudi)

Pejabat dan beberapa orang lain mengatakan Mattis telah meminta agar pembatasan yang sebelumnya ditetapkan oleh mantan Presiden Barack Obama, akan diangkat sehingga militer AS dapat memberikan pengawasan dan dukungan intelijen serta bantuan pengisian bahan bakar dan perencanaan operasional untuk operasi Emirat dalam melawan gerakan Houthi Ansarullah.

Pejabat itu mengakui bahwa mengangkat dukungan terbatas maknanya adalah “lampu hijau untuk keterlibatan langsung dalam perang besar”.

“Belum ada keputusan, apakah (pembatasan) akan dicabut. Tentu saja ada perbedaan pendapat yang luas di seluruh pemerintah,” tambah pejabat itu. (Baca: Amerika Puji Agresi Koalisi Saudi di Yaman)

Awal bulan ini, Pentagon diam-diam memerintahkan penyebaran pasukan Operasi Khusus ke Yaman dan tempat lain di Timur Tengah seperti yang digambarkan oleh pejabat militer sebagai bagian dari kampanye lebih agresif terhadap al-Qaeda. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: