Headline News

TAK MANUSIAWI! Saudi Larang Staf Bantuan PBB Terbang ke Yaman

Rabu, 19 Juli 2017 – 14.51 Wib,

SALAFYNEWS.COM, RIYADH – Arab Saudi yang memimpin kampanye militer yang mengerikan melawan Yaman, telah mencegah sebuah pesawat charter PBB yang membawa staf agen bantuan untuk bepergian ke Yaman, di mana jutaan orang membutuhkan bantuan kemanusiaan atau perlindungan. (Baca: Houthi Gunakan Rudal Zilzal-2 Gempur Markas Pemberontak Yaman di Taiz)

Sumber penerbangan, yang berbicara tanpa menyebut nama, mengatakan bahwa penerbangan tersebut dicegah lepas landas dari Djibouti ke ibu kota Yaman, Sana’a, yang saat ini berada di bawah kendali pejuang Houthi Ansarullah, mungkin karena kehadiran tiga wartawan yang bekerja BBC Inggris.

Koalisi pimpinan Saudi mengklaim bahwa keamanan wartawan tidak dapat dijamin di daerah yang dikuasai Houthi, dan menyarankan kepada ketiga wartawan tersebut untuk melakukan perjalanan dengan penerbangan komersial, “Ahmed Ben Lassoued, juru bicara kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) di Yaman, mengatakan pada hari Selasa. (Baca: Sehari Jet-jet Tempur Saudi Dukungan AS Hajar 3 Kota di Yaman)

“Sangat disayangkan mengapa Yaman yang dilanda krisis kemanusiaan terbesar di dunia, tidak mendapat perhatian yang cukup di media internasional,” tambahnya.

Ben Lassoued mencatat, “Kurangnya liputan juga menghambat upaya kemanusiaan untuk menarik perhatian masyarakat internasional dan bantuan untuk mengurangi krisis kemanusiaan yang sedang berlangsung.”

“Perserikatan Bangsa-Bangsa tidak peduli dengan kehadiran wartawan, kecuali mereka yang datang untuk meliput kegiatannya sendiri,” komentar sumber tersebut, dan menyatakan bahwa badan dunia harus memastikan keselamatan jurnalis dan memastikan mereka tidak melakukan aktivitas lain.

Perserikatan Bangsa-Bangsa telah sering meminta Arab Saudi untuk segera mengangkat blokade udara dan angkatan lautnya yang “melumpuhkan” perekonomian Yaman. (Baca: Potret Kesadisan Para Tahanan di Penjara Rahasia UEA di Yaman)

“Pembatasan yang tidak beralasan terhadap arus barang, jasa komersial dan kemanusiaan ke Yaman, serta menghalangi distribusi di dalam negeri telah melumpuhkan negara yang telah lama menjadi korban perang,” Idriss Jazairy, pelapor khusus PBB mengenai dampak negatif dari tindakan pemaksaan sepihak atas hak asasi manusia, mengatakan dalam sebuah pernyataan pada pertengahan April.

Blokade Saudi adalah salah satu penyebab utama bencana kemanusiaan di Yaman dan telah mengganggu impor dan ekspor makanan, bahan bakar dan obat-obatan serta bantuan kemanusiaan, tambahnya.

Pakar PBB juga menyesalkan situasi dramatis di kota pelabuhan Hudaydah, jalur utama untuk impor ke Yaman, sebuah negara yang 80-90 persen bergantung pada barang impor untuk kelangsungan hidupnya.

Awal bulan ini, PBB mengumumkan bahwa lebih dari 17 juta orang di Yaman saat ini merasa tidak aman terhadap pangan, di antaranya 6,8 juta orang kekurangan makanan dan memerlukan bantuan segera.

Agresi militer telah merenggut nyawa lebih dari 12.000 orang, kebanyakan warga sipil. (SFA)

Sumber: PTV

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: