Headline News

Tahun Ini Serangan Saudi ke Yaman Meningkat Tiga Kali Lipat

Selasa, 15 Agustus 2017 – 08.02 Wib,

SALAFYNEWS.COM, YAMAN – Kami hanya delapan bulan memasuki Yaman tahun ini, namun jumlah serangan udara Saudi di Yaman telah melampaui jumlah total serangan udara pada tahun lalu.

Menurut sebuah laporan yang dikeluarkan oleh Protection Cluster Yemen pada hari Senin, rata-rata serangan udara di provinsi Yaman untuk tahun 2017 hampir tiga kali lebih tinggi dari tahun 2016. (Baca: PBB: Arab Saudi Sengaja Abaikan Keselamatan Warga Sipil di Yaman)

Cluster merupakan bagian dari Global Protection Cluster, yang dipimpin oleh badan pengungsi UNHCR-PBB, dan menyelenggarakan bantuan-bantuan antar departemen.

Laporan tersebut, yang disusun dengan menggunakan data open source Perserikatan Bangsa-Bangsa, juga mencatat bahwa jumlah serangan terhadap posisi yang dipegang oleh gerakan Houthi Ansarullah juga meningkat tajam.

Mereka juga menyoroti bahwa Yaman yang berurusan dengan wabah kolera yang mematikan, berubah menjadi “krisis kemanusiaan terbesar di dunia”. (Baca: Sehari Jet-jet Tempur Saudi Dukungan AS Hajar 3 Kota di Yaman)

Bulan lalu, PBB mengumumkan bahwa lebih dari 17 juta orang di Yaman saat ini merasa tidak aman terhadap pangan, di antaranya 6,8 juta orang kekurangan makanan dan memerlukan bantuan segera.

Ini menggarisbawahi bahwa konflik Yaman yang telah menyebabkan 18,8 juta orang membutuhkan bantuan, termasuk 10,3 juta orang memerlukan bantuan segera untuk menyelamatkan atau mempertahankan kehidupan mereka.

Perang yang dipimpin oleh Saudi ditujukan untuk mengembalikan kekuasaan mantan presiden Abd Rabbuh Mansur Hadi, sekutu setia Riyadh, dan menjadikan Yaman sebagai negara boneka. (Baca: Tentara Yaman Siap-siap Serang Jantung Saudi)

Gerakan Houthi telah menjalankan urusan negara sejak 2014, saat Hadi mengundurkan diri dan melarikan diri ke Riyadh sebelum akhirnya kembali ke Aden. Gerakan tersebut juga telah membela negara tersebut dari serangan yang dipimpin oleh Saudi di negara tersebut. Perang yang berlarut-larut, yang juga disertai oleh blokade laut dan udara, telah membunuh lebih dari 12.000 orang Yaman. (SFA)

Sumber: PTV

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: