Internasional

Syeikh Al-Azhar Serukan Lawan Ideologi Wahabi

Minggu, 11 September 2016,

SALAFYNEWS.COM, MESIR – Setelah keributan besar ketika salah satu Syaikh Al-Azhar Ahmad Karimah yang melontarkan kritikan pedasnya kepada Saudi tentang Ideologi Salafi Wahabi dan simbolnya hingga kritikannya tentang koalisi Arab di Yaman, beliau adalah salah seorang dosen hukum di universitas Al-Azhar sebagaimana yang dikutip CNN, Dr. Ahmad Karimah mengatakan dalam sebuah wawancara yang diterbitkan oleh situs Al Waqt, sesungguhnya orang-orang Wahabi adalah penyebab perselisihan dan kerusuhan di dunia. (Baca: Syaikh Al-Azhar Beberkan Sejarah Tragedi Wahabi Saudi Bantai 30 ribu Jamaah Haji: Video)

Ia juga menyerukan untuk melawan ideologi Wahabi yang guna “mengeringkan sumber-sumber terorisme” sebagaimana Saudi dan negara-negara sekutunya dengan nama itu. Ia juga berkata; kematian mereka adalah sebagai orang-orang dholim, aku yang mengatakan ini, dan catatlah ini sebagai fatwa dari Al Azhar dan dariku pribadi; yang terbunuh di pihak sekutu Arab di Yaman adalah mati dalam kedholiman, dan tempatnya di neraka, sedangkan korban mereka mati dalam kesyahidan. (Baca: Sekte Wahabi Serang Grand Syaikh Azhar Pasca Konferensi Aswaja di Chechnya)

Pernyataan-pernyataan Karimah yang dengan sungguh-sungguh menyerang simbol-simbol Arab Saudi, meskipun persekutuan dan kedekatan antara negaranya dan kerajaan menjadi perdebatan yang viral di situs jejaring sosial, untuk menanggapi hal itu Universitas Al-Azhar, pada hari rabu, menyatakan dengan keras bahwa sikap Karimah tidak bertanggung jawab. (Baca: Imam Besar Al-Azhar Sheikh Ahmed al-Tayeb; Salafi Bukan Ahlisunnah)

Karimah mengatakan dalam pidato singkatnya “sesungguhnya Al Azhar mengeluarkan pernyataan yang ditujukan kepadanya tanpa mengklarifikasi faktanya terlebih dahulu. Ia menegaskan bahwa ia mendapat telegram yang memberinya tekanan padanya, masing masing dari Universitas Al-Azhar, kedutaan besar Saudi di Kairo, dan kedutaan Uni Emirat Arab di Kairo, katanya. Beliau menambahkan, bahwa saya tidak bekerja di bidang politik, saya orang yang bekerja di bidang penelitian Fikih, dakwah dan budaya Al-Azhar, dan saya tidak membiarkan diri saya seperti syaikh-syaik Al-Azhar lainnya, saya hanyalah seorang dosen di Universitas Al Azhar. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: