Nasional

Surat Terbuka Super Pedas Iyyas Subiakti kepada Amien Rais dan Zulkifli Hasan

Zulkifli Hasan dan Amien Rais
Foto: Zulkifli Hasan dan Amien Rais

SURABAYA – Lagi-lagi pegiat medsos Iyyas Subiakto keluarkan surat terbuka kritikan super pedas kepada Amien Rais dan Zulkifli Hasan, berikut isi suratnya:

SURAT KESEKIAN UNTUK AMIEN RAIS.

Kepada, Bapak Amien Rais dan Zulkifli Hasan, dkk yang terKASIHANI.

Semoga Bapak berdua sedang merancang apa lagi yang akan diserangkan kepada pemerintah atau khususnya Pak Jokowi presiden yang kami sayangi.

Pak Amien dan Pak Zul, kebetulan kalian berdua adalah besan, dan kawan-kawan yang kami sebut adalah koloni bapak berdua yang sepemikiran dengan bapak berdua dalam hal apa saja, khususnya yang bisa merusak Indonesia, dalam tatanan kenegaraan serta sosial.

Baca: Surat Pedas Iyyas Subiakto Kepada Amien Rais

Saya adalah salah satu rakyat kecil Indonesia yang mengamati bapak berdua baik dari medsos, maupun tv manakala ada aktifitas bapak yang sellau memuakkan (karena belakangan tidak ada satupun akifitas kalian yang bisa membaikkan). Malah belakangan ini semakin parah saja.

Pak Amien dan Pak Zul, sejak kekalahan pilpres 2014 dimana Prabowo kalah dan kalian adalah pendukung setia dalam kebutaan yang ternista, makin menggila saja. Dimana ada kesempatan kalian selalu membuat caci maki, kalian pikir dengan demikian Jokowi akan bisa kalian habisi, alhamdulillah sampai sekarang beliau sehat dan tambah dicintai rakyat, bukan seperti kalian makin tua makin berulat.

Singkat saja, di persiapan pilpres sekarang kalian makin seperti orang gila, intelektualitas kalian terpapras, kandas, ucapannya membuat orang makin benci, kasian sebenarnya melihat kalian, tapi kalian telah memilih jalan itu untuk mengisi sisa hidup. Kalian dari keuarga baik-baik, orang terpandang, tapi kelakuan seperti pecundang.

Baca: Putra Amien Rais Serang Jokowi dengan Isu Rasis, Ini Jawaban Pedas Iyyas Subiakto

Isu “hadiah kardus 500 Milyar” itu bukan isapan jempol, kalau itu benar, makin rendah harga kalian, katanya negarawan, harganya 500 milyaran, menjijikkan. Setelah itu keluarlah pujian untuk sandi yang picisan, Ulama kata anda, sampean lupa kriteria ulama bagaimana, itu semata-mata karena ada imbas bayar-bayaran kali. Pak Amien ini hobbynya selalu nyerempet Tuhan dalam arti pelecehan, bilang partai Tuhan dan partai setan, sekarang Prabowo dan Sandi adalah keputusan langit, Tuhan diajak berpolitik, untung sampean bukan Meiliana, bisa dianggap penodaan Tuhan dan anda bisa kena 18 bukan tahanan.

Pak Amien, kami tau kok, kalian kan sudah purus asa, sampai mancing Jokowi untuk datang kerumah, emang dipikir Jokowi itu harganya murah, ngapai dia datang ke rumah Amien yang sudah banting harga, mulutnya saja tak terjaga, sekarang sudah merembet akhlaknya menjadi rusak semua. Sebenarnya prilaku kalian sekarang ini makin membodohkan diri, kalian serang Jokowi setiap hari, bukan banyak orang yang ikut membenci, sebaliknya dia makin dicintai, kalian yang sekarang dicaci maki, kecuali oleh kelompok kalian yang bodohnya makin menjadi-jadi, saat kalian mengeluarkan cacian, koloni kalian menari-nari, padahal tariannya sedang menggali kuburan sendiri.

Keputusasaan memang menggilakan, sayangnya kalian menikmati pusaran keburukan yang menghanyutkan, dan nanti kalian akan menerima kejutan, setelah sadar bahwa kalian selama ini sudah menyembah setan, hanya karena nafsu kekuasaan, karena bulshit kalau kalian memikirkan rakyat. Bahkan isu kemiskinan kalian jadikan mainan, hutang negara dibesar-besarkan, hutan jutaan hektar kalian bagi-bagikan, mana pernah kalian berpikir bahwa kelakuan itu merusakkan.

Baca: Eko Kuntadhi: Beda Akhlak Jokowi dan Amien Rais

Jangan panik pak, untuk 2019 siapkan saja mental kalah agar tak stroke di hari tua. Tidak perlu strategi memanas-manasi, keliling kampanye # GANTI PRESIDEN, penolakan-penolakan pada beberapa daerah harusnya menyadarkan bahwa strategi murah itu tak bisa jadi barang jualan. Jangan pakai strategi “BAKAR RUMAH RAMPOK ISINYA” yang ini sudah kebaca, carilah cara yang lebih beradab agar kalaupun menang dicatat sebagai cara yang elegan bukan cara setan.

Terakhir kami berpesan, jadilah orang tua yang bisa dipanuti, jangan yang ditakuti. Jadilah negarawan, jangan jadi politisi rendahan, keluyuran dipinggir jalan. Sadarlah mati kita kembali ke Tuhan bukan ke Hambalang dengan naik kuda. Bapak sudah tua mestinya sering-sering berkaca agar bisa tobat nasuha, bukan rusak sampai tua, kasian kalau surga menjauhi kalian berdua. 2019 # GANTI KELAKUAN. (SFA)

Sumber: Akun Facebook Iyyas Subiakto

2 Comments

2 Comments

  1. empu gandring

    September 5, 2018 at 11:15 pm

    Jngn harap si Amin akan ganti kelakuan dan sukap, la memang dari sono sudah diplot utk jadi sengkuni. Sampai mati pun aku kira ia akan merunut tingkah polah yng sudah digariskan.

  2. Pingback: Erick Thohir Senjata Jokowi Hadapi Lawan | SALAFY NEWS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: