Fokus

Surat Super Anak SMA Kepada Jokowi

Minggu, 11 juni 2017 – 21.13 Wib,

SALAFYNEWS.COM, MAGELANG – Sebuah akun facebook milik Vinanda Febriani menulis surat Cinta kepada pakde Jokowi, dia berharap kepada Jokowi untuk tetap tabah dan terus bangun NKRI, berikut tulisannya:

Surat Cinta Untuk Pak Jokowi

Assalamu’alaikum Warohmarullahi Wabarokatuhu

Dear Pak Jokowi yang Terhormat dan yang selalu saya Cintai. Semoga Allah selalu melimpahkan Rizky kepada Bapak beserta Keluarga, Semoga Allah memberikan Kelancaran dan Kemudahan dalam segala urusan Bapak dan Keluarga. Dan semoga Bapak dan Keluarga selalu berada dalam lindungan Allah SWT. Aamiin Yaa Rabbal Alaamiin. (Baca: Denny Siregar: Jokowi, Wong Solo Kok Dilawan)

Mohon maaf sebelumnya, dengan sangat rendah hati dan rendah diri, saya menuliskan surat ini hanyalah untuk menyuarakan sebuah apresiasi dari seorang Remaja Labil yang masih duduk di bangku Madrasah Aliyah (Setingkat SMA). Mohon maaf apabila sata telah berlaku tudak sopan karna telah menuliskan sesuatu hal yang mungkin tidak penting untuk njenengan.

Pak, kalau boleh saya nilai kinerja bapak sangatlah bagus. Jika bapak masih seusia saya, duduk di bangku SMA, Pastinya sudah banyak nilai A+ yang sangat Istimewa kepada bapak. Terimakasih, pak Jokowi. Sudah mau mendengar curhatan rakyat kecil, kami sangat bersyukur punya pemimpin yang sederhana namun Bijak dan Arif seperti Bapak. Perlahan Bapak telah membawa Indonesia ke arah kemajuan peradaban. (Baca: WOW! Inilah Ancaman Jokowi Kepada Teroris)

Namun, saya sangat heran. Mengapa masih banyak oknum yang benci dengan bapak. Ya, itu memang wajar. Seorang yang Arif, Jujur dan Bijak seperti Bapak, pasti banyak oknum yang membenci dan bahkan ingin menjatuhkan Bapak. Mereka dengan tanpa akal, menyebarkan benih kebencian berupa Hoax, Sara, Profokasi, Caci-maki dan juga Fitnah busuk demi memperlancar target licik mereka, yakni menjatuhkan dan melengserkan Bapak. Jujur, saya sangat prihatin. Dan yang saya tau, oknum yang membenci Bapak kebanyakan adalah Oknum penggila hidangan nikmat yang berwujud “Jabatan”. Ya, kalau Bapak lengser nanti, akan dengan mudah mereka merebutkan Jabatan dan kekuasaan tertinggi Bangsa Indonesia ini. Dengan mudah pula mereka menggiring Negri tercinta ini ke arah yang sangat hina, dan sewenang-wenang kepada semua orang.

Pak, saya tak mau Negara ini hancur seperti Negara tetangga. Saya sudah terlanjur sangat Cinta kepada NKRI ini. Saya selalu memikirkan bagaimana nasib cita dan masa depan saya nantinya. Bukan hanya saya, lalu bagaimana dengan nasib cita dan masa depan anak, cucu, cicit saya nantinya jika Negara Indonesia ini telah hancur. Mungkin saya tak akan lagi ada, apalagi keturunan saya nantinya. Apakah cita saya masih bisa saya gapai?.

Pak, dari awal saya mengenal sosok Pak Jokowi, jujur saya langsung Jatuh Cinta dengan ke-Sederhanaanya, dengan ke-Santunannya, dengan ke-Bijakannya, dengan ke-Tegasannya dengan ke-Jujurannya ke-Beraniannya. Saya berharap di kemudian hari, banyak pemimpin berkwalitas seperti Pak Jokowi.

Saya sangat mengapresiasi dan mendukung sepenuh hati segala program Bapak yang terbaik untuk NKRI ini. Majulah terus Pak Jokowi, biarkan saja mereka yang mencaci,memaki, menghujat, mencela, bahkan memfitnah dan ingin melengserkanmu. Hiraukan saja mereka, anggaplah mereka hanya anak-anak kecil yang belum bisa berfikir dengan akal dan nalar kedewasaan mereka. Mereka sudah dihasut oleh pemikiran yang selalu mendahulukan sikap “Egois dan keras kepala”. Jadi, kalaupun mereka diberikan suatu kebenaran dari seorang yang tak sejalan, mereka malah menganggap itu sebuah kesalahan yang berat dan fatal.

Tak usah ragu dan jangan pernah mundur. Banyak oknum yang siap terus mendorong, mendukung dan selalalu mengapresiasi kinerja Bapak Jokowi. Teruslah sebarkan kebaikan, sebarkan pesan damai dari Indonesia kepada dunia, Pak. Pesan damai-mu kepada dunia terasa hingga lubuk hati yang paling dalam ini, pak. Lihatlah, Qatar yang saat ini terlibat perang saudara karena pengaruh pemelintiran suatu berita atau informasi yang belum jelas adanya (Hoax). Saya tak mau Indonesia seperti itu. Saya sudah sangat muak mendengar berita mengenai Korupsi, Kolusi, Nepotisme, Propaganda, Demo, Asusila, Narkotika, dan lain sebagainya. Itu semua sangatlah tidak mendidik untuk pelajar seperti saya.

Semoga saja Indonesia selalu dalm lindungan Allah SWT. Sehingga, sebesar apapun konflik kita, tidak ada perang senjata antar saudara. Karna Indonesia merupakan pelopor kedamaian dunia. Lihatlah, banyak Ulama, Ustadz, Da’i serta Cendekiawan Santun ber-Ilmu dan Ber-Aqhlak disini. Beliau selalu menyebarkan misi kedamaian, ketentraman dan juga misi Toleransi. Oknum yang saat ini masih menyalahkan toleransi, mungkin mereka belum belajar mendalami konflik perang saudara di Syiria, di Qatar, di Palestina dan lain sebagainya.

Pak Jokowi, pesan saya untuk Bapak. Majukanlah kembali dunia pendidikan yang berkwalitas. Jangan sampai ada benih radikal didalam dunia pendidikan, karna itu sangat berbahaya bagi masa depan mereka. Pendidikan mental, karakter, Akhlak dan pendidikan moral, kebangsaan, Toleransi sangat penting, apalagi untuk seorang remaja setingkat SMA seperti saya. Mereka mudah dilema, mereka masih sagat labil dan sangat ingin tau mengenai sesuatu yang baru. Pada masa inilah mereka mulai mencari jati diri mereka. Nah, saya mohon supaya para remaja ini selalu dibimbing, diarahkan, dimotifasi dan dibuatkan wadah diluar lingkungan sekolah supaya nantinya mereka tidak salah dalam berkiprah. Mereka sangat mudah di Iming-imingi suatu hal yang menggiurkan bagi mereka. Kwalitas suatu negara menurut saya ditinjau dari kwalitas para pemuda, remaja dan pelajarnya. Jika mereka tidak berkwalitas, maka negara tersebut juga akan terlabel tak berkwalitas. Jadikan Indonesia negara yang berkwalitas, negara penyebar Cinta, benih Kedamaian serta Toleransi. Jadikan Bumi Indonesia, dimana kita berpinjak saat ini menjdi Negara yang aman, tentram, damai, sejahtera, penuh Cinta kasih toleransi dan kasih sayang sesama manusia. Tuhan saja penuh kasih sayang, kenapa kita tidak?.

Mungkin hanya itu yang dapat disampaikan oleh seorang remaja umur 16 tahun ini kepada Pak Jokowi. Ini merupakan sebuah curahan hati seorang pelajar yang mungkin tak berarti. Saya menuliskan ini hanya untuk mewakili hati, perasaan dan pemikiran saya sendiri. Mohon maaf apabila ada kesalahan dalam penulisan kata maupun kalimat, sehingga tidak berkenan di hati Bapak, ataupun para pembaca. Tanpa mengurangi rasa Hormat dan Ta’dzim saya kepada Pak Jokowi, sekali lagi saya mohon maaf sebesar-besarnya. Salam santun dan salam damai untuk Bapak beserta Keluarga dari Borobudur, Magelang (Kota Seribu Bunga).

Maju terus Pak Jokowi.

Kami bersama NKRI mendukung Pak Jokowi.

Wassalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuhu.

Borobudur, 11 Juni 2017. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: