Fokus

Surat Netizen Kepada Kapolri Terkait Bendera ISIS saat Kisruh di Mako Brimob

Minggu, 12 November 2017 – 17.10 Wib,

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA – Tokoh medsos Ahmad Zainul Muttaqin di akun Facebooknya menulis surat terbuka yang ditujukan kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian terkait ada bendera ISIS saat kisruh di Mako Brimob, berikut tulisannya:

Baca: Ada Bendera ISIS Saat Kisruh di Mako Brimob

Yth. Bpk. Kapolri Jendral Polisi Tito Karnavian

Saya kurang paham apakah di Rutan Teroris Mako Brimob Kelapa Dua Depok itu memang diizinkan para narapidana teroris memegang Ponsel (sehingga ada razia HP). Saya juga tidak tahu bagaimana prosedur pemeriksaan barang yang dibawa keluarga napi ke tahanan sehingga HP bisa bebas digenggam para napi. Tapi yang jelas saya tahu persis bahwa bisa lolosnya bendera ISIS ke dalam tahanan adalah sebuah KESALAHAN FATAL (bahkan bisa dipakai foto bareng para napi).

Kalau boleh saya sarankan, daripada melokalisasi para teroris berkumpul di satu tahanan dan BNPT bolak-balik men-deradikalisasi para species ini yang hasilnya minim. Sementara mereka tetap bisa saling berinteraksi satu sama lain, “berdakwah” satu sama lain, yang hasilnya program BNPT hanya masuk telinga kanan keluar telinga kiri. Sebaiknya tiap napi teroris dibuang yang jauh dan terpisah satu sama lain sehingga mereka tidak bisa saling berinteraksi, berkomplot, dan mengorganisir diri satu sama lain.

Baca: Inilah Fakta Sebenarnya Kisruh di Mako Brimob

Contoh si Juhanda lempar ke Rutan Papua, si Saulihun lempar ke Rutan Nusa Kambangan, dan yang lain lempar kemanalah yang penting jauh. Karena mungkin selama ini BNPT berbicara nasionalisme pada mereka selama satu jam, tapi mereka bisa mempropagandakan “Jihad”, “Daulah” dan meradikalisasi satu sama lain selama 23 jam. Ya hasilnya tetap bisa ditebak. Suasana lingkungan sekitar sangat menentukan kondisi kejiwaan seseorang.

Atau saran terakhir dari saya:

Baca: Inilah Misteri Kelompok Khilafah Anti NKRI Serang Densus 88 dan NU

Bagaimana kalau kirim Felix Siauw saja kesana. Daripada dia sibuk menjajakan Khilafah kepada rakyat NKRI yang jelas-jelas menolak Khilafah, lebih baik dia menjajakan ke sesama pengusung Khilafah di Rutan napi ISIS Mako Brimob ini. Siapa tahu dia bisa menemukan “keluarga yang telah lama hilang” di antara para sperma kesasar ini. Saran saya bisa diterima kan pak?. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: