Eropa

Sukses Kalahkan ISIS, Rusia Persiapkan Penarikan Militer dari Suriah

Jum’at, 01 Desember 2017 – 07.00 WIb,

SALAFYNEWS.COM, MOSKOW – Kepala Dewan Keamanan Rusia mengatakan Moskow sedang mempersiapkan penarikan kontingen militernya dari Suriah saat pertarungan melawan terorisme berakhir di negara Arab.

Baca: Inilah Bukti Nyata Iran Bukan Teroris, Rouhani Umumkan Kekalahan ISIS di Televisi

“Persiapan sedang dilakukan,” Nikolai Patrushev mengatakan kepada media Rusia pada hari Kamis, dan menambahkan bahwa penarikan tersebut akan dimulai “kapanpun ketika sudah siap.”

Ucapan Patrushev disampaikan satu minggu setelah Kepala Staf Umum Jenderal Rusia Valery Gerasimov mengumumkan bahwa negaranya dapat “secara substansial” mengurangi kehadiran militernya di Suriah dan bahwa proyek tersebut dapat dimulai sebelum akhir tahun ini.

Rusia akan mempertahankan dua pangkalan militer dan pusat pemantauan gencatan senjata di Suriah serta “sejumlah bangunan penting untuk menjaga situasi saat ini,” katanya.

Perkembangan tersebut mengikuti sebuah deklarasi baru-baru ini, tentang kehancuran kelompok teroris ISIS di Suriah dan Irak oleh Mayor Jenderal Qassem Soleimani, yang memimpin pasukan Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC), dalam sebuah surat yang ditujukan kepada Pemimpin Revolusi Islam Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Baca: Sekjen Hizbullah: Netanyahu & Israel Menangis atas Kekalahan ISIS di Suriah-Irak

Pada tanggal 20 November, Presiden Rusia Vladimir Putin mengucapkan selamat kepada Presiden Suriah Bashar Assad atas kemenangan terakhir yang diraih tentara Suriah melawan teroris di medan perang.

Dalam sebuah pertemuan di resor Sochi di Laut Hitam, Putin juga menyatakan harapan bahwa perang melawan terorisme di Suriah akan berakhir di “masa depan”, sementara Assad memuji kampanye udara Rusia yang “sukses” di Suriah.

Baca: Erdogan: Perundingan di Sochi Tentukan Masa Depan Suriah dan Kawasan

Jet Rusia telah melakukan serangan udara terhadap ISIS dan kelompok teror lainnya di Suriah atas permintaan pemerintah Damaskus sejak September 2015. Serangan udara telah membantu pasukan Suriah maju melawan militan anti-Damaskus, yang telah mendatangkan malapetaka di negara Arab sejak 2011. (SFA)

Sumber: PTV

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: