Asia

Sujud Syukur Menlu Retno & Danpaspampres di Pesawat Pasca 6 Jam di Afghanistan

Selasa, 30 Januari 2018,

SALAFYNEWS.COM, AFGHANISTAN – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana Jokowi serta rombongan yang berkunjung ke Afghanistan hanya dalam waktu 6 jam. Sejumlah kegiatan dilakukan oleh Jokowi dan Iriana dan rombongan di Afghanistan.

Baca: Dinilai Sangat Berani, Jokowi Terima Medali Tertinggi dari Presiden Afghanistan

Misalnya saja Jokowi yang langsung menuju Istana Kepresidenan Arg tempat kediaman Presiden Ashraf Ghani. Sementara Iriana berpisah dengan Jokowi di bandara dan menuju ke Istana Ibu Negara Afghanistan.

Lokasi kegiatan Jokowi dan Iriana sebenarnya masih dalam satu kompleks Istana Kepresidenan namun beda beberapa blok. Pengamanan super ketat dilakukan pihak keamanan Afghanistan saat orang nomor satu di Indonesia itu berkunjung.

Kendaraan Humvee dan juga pasukan dengan senapan berjaga-jaga di setiap sudut. Setelah 6 jam melakukan kunjungan ke Afghanistan, Jokowi dan Iriana kembali ke dalam pesawat Kepresidenan Indonesia.

Baca: Muhammad Zazuli: Sang Pemberani Itu Bernama Jokowi

Selama 6 jam kunjungan Jokowi dan Iriana ke Afghanistan tepatnya Kota Kabul, semua kegiatan berjalan aman dan lancar. Karena semua berjalan sesuai rencana, maka Danpaspampres Mayjen TNI (Mar) Suhartono selaku komandan yang berkewajiban mengamankan Jokowi merasa lega.

Termasuk juga Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi. Suhartono dan Retno pun mengungkapkan rasa syukur dengan sujud di atas pesawat di ketinggian 32.000 kaki. “Sujud syukur di pesawat. Setelah kunjungan selesai dan berjalan lancar serta aman,” kata Retno, Selasa (30/1).

Sama dengan Retno, Suhartono pun merasa lega akhirnya kunjungan Jokowi dan Iriana ke Afghanistan terwujud. “Kunjungan selama 6 jam Presiden ke Kabul, so far, so good,” kata Suhartono.

Baca: Ki Entus: Jokowi Seorang Pengabdi Negara Sejati

Dalam rombongan Presiden turut ikut Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki.

Ada pula Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Dirjen Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri/KPN Andri Hadi, dan Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana. Serta Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi, dan Deputi bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Triadi Machmudin. (SFA)

Sumber: Kumparan

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: