Internasional

STRES.. Inilah Cara Terbaru Para Wanita ISIS Akhiri Kehidupan

Senin, 02 Mei 2016,

SALAFYNEWS.COM, IRAK – Para teroris yang berkedok jihadis wanita di jajaran kelompok teroris ISIS di Irak banyak yang mengalami stres kini terpaksa menggunakan cara-cara baru untuk mengakhiri hidup mereka selain melalui “jihad nikah”, dimana mereka memilih petualangan dengan cara kekerasan dan mengenakan sabuk peledak yang diikat di pinggang mereka dalam menghadapi pasukan Irak yang berhasil meraih banyak kemajuan atas kelompok teroris ISIS di utara dan barat negara itu. (Baca: Kesaksian Janda Teroris: ISIS Dihuni Orang-orang Munafik dan Maniak Seks)

Hingga sekarang, ada sekitar 10 jihadis wanita ISIS yang tewas dan terluka selama pertempuran di Irak, pada saat sejumlah kawan mereka ikut pindah bersama kelompoknya ke lingkungan lain atau ke wilayah lain yang masih berada dibawah kendali mereka baik di Mosul, kota terbesar di utara negara itu, atau di Anbar bagian barat, dilansir dari arabic.Sputniknews.com (01/05).

Juru bicara militer Kementerian Pertahanan Irak dan juru bicara Komando Operasi Khusus Gabungan, Brigadir Jenderal Yahya Rasool, menegaskan kepada kantor berita “Sputnik”, Minggu, bahwa dua jihadis wanita ISIS tewas akibat serangan udara di wilayah barat negara itu. (Baca: Syarat Pra Nikah ISIS Wajib Jadi Pelaku Bom Bunuh Diri)

Rasool menjelaskan bahwa dua jihadis wanita ISIS asal Thailand yang ikut bertempur di jajaran kelompok teroris itu tewas akibat serangan angkatan udara “elang” Irak, di daerah Al-Daulab barat Ramadi pusat provinsi Anbar.

Sputnik menerima laporan dari sumber lokal di Irak, 11 November 2015, yang menyebutkan bahwa empat jihadis perempuan asing yang bergabung dalam tim “sniper” ISIS, terluka parah dalam pertempuran di barat Irak. (Baca: TRAGIS.. Jihad Nikah Ala ISIS Cukup dengan Takbir 3 Kali)

Sumber yang tidak ingin disebutkan namanya itu menambahkan bahwa para wanita “penembak jitu” itu berasal dari beberapa negara Asia, mereka mendapatkan perawatan penuh di sebuah rumah sakit di provinsi Anbar yang dikendalikan oleh kelompok teroris ISIS yang kemudian mereka dipindahkan ke kota Raqqa. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: