Fokus

SOHR: 110 Warga Sipil Tewas dalam Serangan Udara Turki di al-Bab Suriah

Selasa, 21 Februari 2017 – 08.01 Wib,

SALAFYNEWS.COM, SURIAH – Sebuah kelompok pemantau HAM yang berbasis di Inggris mengatakan sedikitnya 110 warga sipil telah tewas oleh serangan udara Turki selama dua minggu terakhir, di kota Al-Bab yang dikendalikan teroris ISIS. (Baca: Eva Bartlett Bongkar Kebusukan Media Barat dan Pro Teroris Tentang Suriah)

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) mencatat bahwa pada hari Senin (20/02) saja sebelas anggota dari satu keluarga tewas saat rumah mereka dibom oleh serangan udara Turki, dan penembakan artileri yang ditujukan untuk membuka jalan bagi memajukan militan yang didukung Turki.

“Ada pemboman sengit dari pasukan Turki ke posisi ISIS di al-Bab,” tambah SOHR.

SOHR juga menambahkan bahwa sejumlah besar warga sipil terpaksa meninggalkan rumah mereka setiap hari setelah militan yang didukung Turki membuat kemajuan. (Baca: Koalisi Pasukan Suriah-Rusia Dekati Markas ISIS di Wilayah Al Bab)

“Saya melihat kehancuran – Artileri dan pemboman pesawat membuat kerusakan di mana-mana,” kata salah satu warga sipil yang berhasil melarikan diri. “Kami dapat keluar dengan aman dan sehat, terima kasih Tuhan, dan kota kini dikelilingi bom,” tambahnya.

Al-Bab adalah benteng terakhir Daesh di provinsi Aleppo utara, atau benteng kedua setelah ibukota de facto di Raqqah yang berdekatan. Pada bulan Agustus 2016, Turki mulai melakukan intervensi militer besar di Suriah, yang dijuluki “Efrat Shield“, dengan mengirim tank dan pesawat tempur melintasi perbatasan. (Baca: Tentara Suriah dan Sekutunya Kepung Teroris ISIS di Kota Al-Bab Suriah)

Ankara mengklaim bahwa kampanye militer itu bertujuan mendorong ISIS dari perbatasan Turki dan menghentikan kemajuan pasukan Kurdi, tapi Damaskus mengecam operasi itu sebagai pelanggaran kedaulatan. “Pasukan Perisai Efrat berkumpul tadi malam dan membagi kota menjadi tiga sumbu untuk memfasilitasi penyerbuan ke al-Bab,” kata seorang komandan lapangan militan lokal, Abu Jaafar.

Dia menambahkan bahwa pasukannya mampu menguasai kompleks medis, bundaran kunci, dan gedung sekolah di sisi barat kota dalam operasi yang dimulai pada tengah malam.

“Kami telah menghadapi beberapa kesulitan dengan penembak jitu ISIS – ada lebih dari 10 penembak jitu tadi malam yang mengejutkan pasukan kami,” tambah Abu Jaafar. “Lebih dari 10 pasukan kami tewas, dan puluhan terluka, karena ranjau yang ditanam oleh teroris ISIS,” katanya. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: