Nasional

Situs Radikal Diblokir PKS Meradang

Menanggapi diblokirnya situs-situs Radikal, politikus PKS Ahmad Zainuddin mempertanyakan keputusan Menkominfo yang secara tiba-tiba memblokir 19 situs tersebut.

Karena menurut politikus PKS ini, situs-situs yang disebutkan justru selama ini menentang paham radikalisme ISIS.

“Sampai saat ini tidak ada penjelasan resmi dari Menkominfo. Tapi tiba-tiba saja menyeruak di masyarakat. Maksudnya apa, apakah operasi, atau apa. Pemerintah sebaiknya terbuka saja. Jangan tiba-tiba saja dan diam-diam. Pemerintah harus jelaskan,” ujar Zainuddin di Jakarta, Senin 30 Maret 2015.

“Kita mencoba menegakkan demokrasi dan menolak radikalisme agama. Tapi dengen membredel media, itu membunuh kebebasan pers yang menjadi pilar demokrasi,” tegasnya.

Zainuddin juga mengatakan tindakan seperti yang dilakukan BNPT maupun Kemenkominfo dikhawatirkan menimbulkan antipati dari anak bangsa terhadap pemerintah.

Padahal, BNPT tidak hanya menerima mentah-mentah laporan dari masyarakat. Laporan itu dianalisa dulu oleh BNPT.  Setelah terbukti mengajarkan paham radikalisme dan mengandung unsur SARA, barulah mereka mengirim surat rekomendasi pemblokiran ke menkominfo.

Bukti-Bukti19 Situs yang Diblokir Bernuansa Radikal dan Mengandung Unsur Sara

Ke-19 situs tersebut dianggap melanggar UU ITE Pasal 28 ayat 2. Dimana berbunyi, “Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA)“. (jb)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: