Headline News

Serangan Rudal Suriah Pesan Keras Damaskus ke AS dan Israel

Netanyahu dan Trump

LEBANON – Ketua Parlemen Lebanon Nabih Berri mengatakan Tel Aviv dan Washington tidak memiliki kekuatan dan kemampuan untuk bertahan menghadapi dampak besar dan mengerikan dari perang berskala luas di kawasan itu, sebuah peringatan tersirat kepada AS dan Israel untuk berpikir dua kali sebelum serangan berikutnya ke Suriah, seperti dilansir FNA (12/05).

Baca: Suriah Hujani Pos Militer Penting Israel dengan Rudal

Politisi senior Lebanon mengatakan pembalasan terhadap serangan udara Israel adalah “peringatan yang sangat kuat” untuk Tel Aviv, dan menambahkan bahwa respon Damaskus telah mencapai “keseimbangan horor” dengan Israel.

Berri memperingatkan bahwa pembalasan Suriah dengan menargetkan Dataran Tinggi Golan yang diduduki, dan berikutnya akan jauh ke dalam wilayah Israel. Berbicara kepada Associated Press pada hari Jum’at, ia menyatakan bahwa Israel dan AS tidak dapat menanggung konsekuensi dari perang regional berskala luas.

“Ada kepentingan Amerika di Suriah dan jika ada perang yang lebih besar, saya tidak berpikir bahkan Presiden Amerika dapat menanggung konsekuensinya,” tegasnya.

Militer Israel mengklaim Kamis, bahwa pihaknya memukul puluhan pangkalan militer Iran di Suriah semalam dalam menanggapi serangan dari dalam wilayah Suriah. Namun, menurut laporan pertempuran, tentara Suriah telah menangkap puluhan rudal Israel yang masuk, kemudian membalas serangan dengan rentetan serangan roket ke pusat militer di Dataran Tinggi Golan yang diduduki.

Baca: Lagi, Suriah Rontokkan Dua Rudal Israel

Komando Angkatan Darat Suriah juga mengatakan sistem pertahanan udaranya telah berhasil mencegat dan menghancurkan bagian terbesar dari roket Israel yang ditembakkan ke pangkalan militer di negara Arab tersebut.

Juru bicara Tentara Suriah menegaskan kembali “kewaspadaan tentara dan kesiapan untuk membela kedaulatan tanah air terhadap agresi apapun”, dan menekankan bahwa upaya untuk mendukung terorisme akan terbukti sia-sia.

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan bahwa sekitar 28 pesawat Israel menembakkan sekitar 60 rudal udara ke permukaan dalam serangan besar-besaran ke Suriah pada Kamis pagi, dan menambahkan bahwa sistem pertahanan udara Suriah berhasil mencegat lebih dari separuh rudal.

Baca: Pertahanan Udara Suriah Gagalkan Serangan Pesawat dan Rudal Israel di Damaskus

Pasukan Israel mengebom wilayah Suriah selama dua jam antara jam 1:45 dan 03:45 waktu setempat pada hari Kamis (10/05), menurut laporan.

Tel Aviv mengatakan 20 roket ditembakkan ke Golan pada Kamis pagi, dan mengakui bahwa Iron Dome yang terkenal itu hanya menembak jatuh 4 proyektil.

Juru Bicara Pasukan Pertahanan Israel (IDF), Letnan Kolonel Jonathan Conricus, mengatakan kepada wartawan bahwa “beberapa tapi tidak semua” roket dicegat oleh pertahanan Israel.

Sumber lain menyebutkan 50 sampai 68 roket ditembakkan ke sasaran Israel setelah tengah malam sebagai pembalasan atas serangan rudal sebelumnya terhadap Suriah. (SFA)

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Erdogan: Perang Besar Israel lawan Suriah | SALAFY NEWS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: