Headline News

Serangan Ngawur Koalisi AS di Hasakah Suriah Tewaskan Warga Sipil

Asap Mengepul di Perbatasan Suriah-Turki

SURIAH – Selusin warga sipil telah kehilangan nyawa mereka ketika koalisi pimpinan AS melakukan serangkaian serangan udara di provinsi Hasakah di timur laut Suriah, seperti dilansir PressTv (02/06).

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan pada hari Sabtu bahwa setidaknya 12 orang telah tewas pada malam sebelumnya akibat serangan udara dan tembakan artileri oleh militer Barat yang menghantam desa Hidaj, yang terletak di sektor selatan provinsi dan dikendalikan oleh ISIS.

Baca: Jet Tempur Rusia ‘SU-34’ Hajar Kilang Minyak Milik ISIS di Hasakah Suriah

SOHR yang berbasis di Inggris menambahkan bahwa warga sipil, termasuk dua wanita dan anak-anak mereka, adalah anggota keluarga yang sama. Observatorium lebih lanjut mencatat bahwa kematian terakhir membawa ke “20 jumlah warga sipil yang dibunuh oleh koalisi selama 24 jam terakhir di timur Sungai Eufrat.”

Delapan warga sipil tewas pada hari Kamis, ketika koalisi pimpinan AS membombardir sebuah wilayah di provinsi timur Suriah, Deir Ezzor.

Baca: MEMALUKAN! Helikopter AS Kepergok Evakuasi Sejumlah Teroris ISIS dari Suriah

Sumber-sumber lokal mengatakan kepada kantor berita resmi Suriah SANA pada 1 Mei bahwa 25 orang telah tewas dalam serangan udara yang dipimpin AS terhadap desa al-Fadhel di dekat kota al-Shaddadi di bagian selatan provinsi Hasakah, yang terletak 650 kilometer timur laut dari ibu kota Damaskus.

Sumber-sumber setempat menambahkan bahwa ada dua laki-laki tua di antara yang meninggal, dan menegaskan bahwa korban jiwa terutama terdiri dari wanita dan anak-anak. Koalisi pimpinan AS telah melakukan serangan udara yang menargetkan dan membunuh warga sipil.

Pada 2 Mei, Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Suriah, dalam dua surat terpisah yang ditujukan kepada Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, Antonio Guterres dan mantan Presiden Dewan Keamanan PBB, Joanna Wronecka, menyerukan kepada Dewan Keamanan untuk segera mengambil tindakan, dan menghentikan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan oleh pasukan pimpinan AS di Suriah.

Surat-surat itu lebih lanjut mencatat bahwa koalisi pimpinan AS terus menargetkan warga sipil Suriah, dan secara sistematis mendukung sisa-sisa kelompok teroris.

Baca: Wajah Busuk Amerika di Suriah, AS Latih Militan Baru untuk Perangi Assad dan Rusia

“Satu-satunya tujuan dari aliansi ini adalah untuk meruntuhkan kedaulatan, kesatuan dan integritas teritorial Republik Arab Suriah serta memperpanjang krisis,” tulis surat itu. Kementerian Luar Negeri Suriah kemudian mendesak Dewan Keamanan untuk memikul tanggung jawabnya mengenai pembentukan perdamaian dan keamanan internasional.

Surat-surat itu juga menuntut diakhirinya kehadiran AS dan pasukan asing lainnya di tanah Suriah, serta meminta Dewan Keamanan untuk merancang mekanisme yang ditujukan untuk mencegah Amerika Serikat dari mengimplementasikan plot yang memecah belah dan menjarah kekayaan Suriah. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: