Headline News

Serangan Kimia Senjata AS Gulingkan Assad dan Hancurkan Suriah

Jum’at, 14 April 2017 – 06.38 Wib,

SALAFYNEWS.COM, DAMASKUS – Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan kantor berita AFP, Kamis, Bashar Assad menegaskan bahwa serangan senjata kimia yang diduga dilakukan di kota yang dikuasai militan adalah “akal-akalan” AS untuk membenarkan serangan militer pada pangkalan udara militer Shayrat, provinsi Homs Suriah. (Baca: Serangan AS ke Suriah Fakta Washington Menjadi Angkatan Udara ISIS)

“Jelas, 100 persen bagi kami, itu adalah akal-akalan… Kesan kami bahwa Barat, terutama Amerika Serikat, pihak yang bekerjasama dengan kelompok teroris. Mereka mengarang semua cerita supaya dapat alasan untuk menyerang”, ujar Presiden Suriah.

Bashar Assad meyakinkan bahwa pemerintah sudah menyerahkan semua stok senjata kimia pada tahun 2013, dengan demikian tidak bisa berada di balik insiden Khan Shaikhoun. (Baca: Jubir Kemenlu RI: Serangan AS ke Suriah Tak Direstui PBB dan Langgar Hukum Internasional)

“Tidak ada perintah untuk membuat setiap serangan.. Kami telah menyerahkan gudang kami beberapa tahun yang lalu. Bahkan jika kita memilikinya, kami tidak akan menggunakannya,” katanya.

Lebih dari 80 orang tewas di Khan Shaikhoun dalam serangan yang diduga gas kimia pada 4 April lalu, di mana negara-negara Barat menyalahkan pemerintah Suriah.

Mengacu pada gambar dan video yang konon menunjukkan situasi di Khan Shaikhoun pasca serangan, Bashar Assad mengatakan “tidak jelas apakah itu terjadi atau tidak, karena bagaimana Anda dapat memverifikasi video itu? Anda memiliki banyak video palsu sekarang”. (Baca: Putin Bongkar Skenario Busuk AS di Suriah)

“Kami tidak tahu apakah anak-anak yang mati terbunuh di Khan Shaikhoun. Apakah mereka benar-benar mati karena paparan gas kimia atau dibunuh oleh teroris?” tanya Assad pada wartawan AFP.

Presiden Suriah menyatakan bahwa serangan rudal AS ke pangkalan udara militer Shayrat tidak mengurangi kemampuan Damaskus untuk melaksanakan serangan kontra-terorisme.

“Senjata kami, kemampuan kita untuk menyerang para teroris belum terpengaruh oleh agresi Amerika,” katanya. (Baca: MENGGELIKAN! AS Ajak Indonesia untuk Ikut Gulingkan Bashar Assad Suriah)

Terkait penyelidikan serangan senjata kimia di kota Khan Shaikhoun, provinsi Idlib, Bashar Assad mengatakan, “Kami hanya bisa mengizinkan penyelidikan ketika itu netral dan tidak memihak, ketika kita dapat memastikan bahwa tim itu terdiri dari negara-negara yang tidak akan menggunakannya untuk tujuan politik,” tambah Assad. (SFA)

Sumber: PTV

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: