Afrika

Serangan Granat Sambut Kunjungan Presiden Prancis di Afrika

Selasa, 28 November 2017 – 14.33 Wib,

SALAFYNEWS.COM, AFRIKA – Beberapa saat sebelum Presiden Prancis Emmanuel Macron tiba untuk memulai turnya di Afrika, Senin (28/11). Terjadi serangan granat oleh orang tak dikenal yang dilemparkan ke arah pasukan Perancis di Burkina Faso, tiga orang warga sipil terluka dalam insiden tersebut.

Baca: ISIS Rekrut Jihadis Afrika Dengan Bayaran 13,6 Juta Perbulan

Macron pergi untuk memulai rangkaian kunjungan selama tiga hari di Afrika bagian barat untuk memperkuat pengaruh Prancis di kawasan, dan membendung eksodus migran serta mendukung perang melawan kelompok militan di wilayah Sahel.

Namun, Kunjungan itu dinodai upaya serangan terhadap pasukan Perancis di Ibu Kota Ouagadougou hanya beberapa jam sebelum Macron tiba.

“Dua orang bertudung yang mengendarai sepeda motor melemparkan granat ke arah kendaraan pasukan Perancis” dalam perjalan menuju barak tempat tinggal pasukan khusus Perancis, kata seorang pejabat keamanan yang enggan disebutkan namanya kepada AFP.

Baca: Bashar Assad: Afrika Dukung Suriah Perangi Teroris Takfiri

Tiga warga luka-luka, satu di antaranya serius, akibat serangan yang terjadi pada 20.00 waktu setempat itu, ujarnya.

“Sasaran para pelaku adalah kendaraan pasukan Perancis, yang pada akhirnya tidak terkena ledakan.”

Menurut seorang wartawan AFP di tempat kejadian melaporkan ada lubang kecil di aspal dan kendaraan sipil yang rusak di lokasi ledakan.

Baca: UNICEF dan Milisi Anti-Balaka Afrika Sepakat Bebaskan Ratusan Budak Anak

Macron terbang ke Ouagadougou tiga jam kemudian untuk menjalani rangkaian kunjungan ke Burkina Faso dan Pantai Gading, dua bekas koloni Perancis yang menggulingkan pemimpinnya beberapa tahun belakangan. Lalu dilanjutkan ke Ghana. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: