Headline News

Senjata dan Bom Saudi Ditemukan di Markas Teroris Ghouta Timur

Senjata Saudi

Sabtu, 14 April 2018 – 05.54 Wib,

GHOUTA TIMUR – Pasukan Suriah dalam kelanjutan operasi pembersihan di wilayah Zmelka, Ghouta Timur, menemukan sebuah gudang senjata milik teroris dengan sejumlah besar bahan peledak dan peralatan militer buatan Saudi, lapor sumber lapangan, pada hari Jum’at (13/04), seperti dilansir FNA.

Sumber itu mengatakan bahwa militer menemukan beberapa depot senjata di wilayah Zmelka, Ghouta Timur, yang sebelumnya berada di bawah kendali Faylaq al-Rahman. Sumber-sumber lebih lanjut mengatakan bahwa sejumlah besar bom, rudal dan mortir berada dalam depot tersebut.

Baca: Rusia: Ghouta Timur Suriah 100 % Bebas dari Gerombolan Teroris

Mereka melanjutkan dengan mengatakan bahwa militer menemukan sejumlah besar bahan peledak dan peralatan buatan Saudi, termasuk C4, peralatan untuk menyuntikkan klorin ke mortir dan rudal untuk meningkatkan kekuatan ledakan.

Tentara kemudian menemukan Misil Grad di depot teroris, kata sumber tersebut, dan menambahkan bahwa para teroris telah mengubah salah satu lingkungan Zmelka menjadi zona keamanan dan tidak mengizinkan warga sipil untuk masuk ke sana.

Mereka menambahkan bahwa para teroris telah membuat bengkel besar di zona yang dilengkapi dengan mesin untuk memproduksi bom, senjata, dan amunisi. Dalam perkembangan yang relevan pada hari Kamis, pemimpin Ossam al-Bawizani, bersama pemimpin senior kelompok teroris lainnya, meninggalkan kota Douma setelah perjanjian dengan tentara Suriah.

Baca: Saudi Otak Dibalik Serangan Kimia di Douma, Ghouta Timur

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia melaporkan pada hari Kamis bahwa sebagian besar komandan senior Jeish al-Islam, termasuk Bawizani dan kelompok Mufti, Abu Abdolrahman Ka’akeh, mengevakuasi diri dari Douma pada hari Rabu.

Ia menambahkan bahwa teroris juga menyerahkan semua senjata berat mereka, termasuk kendaraan lapis baja, tank dan peluncur rudal ke militer Rusia yang ditempatkan di wilayah tersebut. Sementara itu, kementerian pertahanan Rusia melaporkan bahwa 1.521 teroris dan anggota keluarga mereka telah meninggalkan Douma dengan menggunakan 40 bus melalui koridor al-Wafideen dalam 24 jam terakhir.

Baca: TERUNGKAP, Skenario AS Serang Tentara Suriah di Ghouta Timur

Total 13.504 teroris dan anggota keluarga mereka telah meninggalkan Douma, dan jumlah militan dan anggota keluarga yang telah dievakuasi dari berbagai wilayah di Ghouta Timur dengan bantuan Pusat Rekonsiliasi Rusia untuk Suriah telah mencapai 644.166.

Seluruh Ghouta Timur Damaskus kini berada di bawah kendali tentara Suriah setelah para teroris Jeish al-Islam meninggalkan kota Douma, Pusat Rekonsiliasi Rusia untuk Suriah mengumumkan. (SFA)

2 Comments

2 Comments

  1. Pingback: Bashar Assad Ledek AS, Inggris, dan Prancis | SALAFY NEWS

  2. Pingback: Wartawan TV AS Bongkar Serangan Kimia di Douma | SALAFY NEWS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: