Amerika

Senator AS Ungkap Peran Negaranya dalam Agresi Barbar Saudi di Yaman

Selasa, 02 Mei 2017 – 12.09 Wib,

SALAFYNEWS.COM, AMERIKA – Senator AS dari Partai Republik, Rand Paul menulis sebuah artikel yang berjudul “AS tidak seharusnya mendanai perang Arab Saudi di Yaman”, ia menuliskan tentang keterlibatan negaranya dalam agresi barbar yang dipimpin Arab Saudi di Yaman selama lebih dari dua tahun. (Baca: Amerika Jual Senjata ‘Kematian’ Kepada Saudi Untuk Bunuh Yaman)

Senator Partai Republik ini menuduh Arab Saudi dan al-Qaeda bekerja sama dalam melakukan agresi bersama dan berperan besar dalam memantik perang yang berkobar di Yaman. Ia mengatakan bahwa peran Riyadh dalam mendukung dan melindungi al-Qaeda dan ISIS, menunjukkan bahwa presiden AS Donald Trump mempelajari kembali kesalahan politik luar negeri Washington sebelumnya.

Rand Paul juga mengkritik keterlibatan negaranya dalam agresi militer dan perang yang berkobar di Yaman dan menganggap hal ini sebagai “kebijakan illegal” yang tidak diumumkan oleh Kongres sebagaimana yang tertera dalam konstitusi, selain itu telah ditegaskan berulang kali bahwa ribuan warga sipil telah tewas terbunuh akibat serangan-serangan yang dilancarkan Saudi dan AS dan kebijakan ini jelas menyalahi konstitusi dan nilai kemanusiaan. (Baca: Al-Qaida Dirikan Negara Kecil di Yaman Berkat Intervensi Inggris dan Amerika)

Selain itu, terkait dukungan logistik yang diberikan AS untuk Saudi dalam kejahatan perang yang dilakukannya di Yaman, Rand Paul mengungkapkan bahwa jet tempur yang digunakan Saudi untuk membom sebuah pemakaman di bukota Sanaa adalah jet tempur AS yang dibuat tahun lalu, yang telah menyebabkan lebih dari 100 orang tewas dan melukai 500 orang lainnya.

Dan mengenai suplai senjata kepada negara-negara asing, Paul mengatakan bahwa negaranya memang memiliki kebiasaan yang sangat disayangkan yakni mepersenjatai negara-negara yang sering melancarkan agresi dan tidak bertanggung jawab seperti Arab Saudi, seperti dilansir Mepanorama (01/05). (Baca: Analis : Arab Saudi, Tangan Amerika di Yaman)

Senator AS ini menegaskan dalam artikelnya bahwa pemerintahan Trump ternyata lebih terdepan dalam mendukung Arab Saudi secara militer untuk membunuh lebih banyak warga Yaman, dan saat ini ia sedang mempertimbangkan untuk menjual lebih banyak rudal kepada Saudi dan hal ini adalah kesalahan fatal AS yang sangat serius jika kita melihat catatan hitam Saudi dalam pelanggaran hak asasi manusia dan perannya dalam serangan 10 September. (SFA)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: