Asia

Semenanjung Korea Memanas, AS, Korsel Pamer Senjata Canggih Hadapi Ancaman Korut

Rabu, 11 Oktober 2017 – 16.48 Wib,

SALAFYNEWS.COM, SEMENANJUNG KOREA – Semenanjung Korea semakin memanas, AS dan Korsel pamer senjata canggih untuk hadapi ancaman dari Korut.

Dua pesawat pembom B1-B Amerika Serikat kembali mensimulasikan latihan penembakan di semenanjung Korea, kantor berita Yonhap melaporkan, mengutip Kepala Staf Gabungan Korea Selatan.

Baca: Korut Kembangkan Bom Hidrogen Berkekuatan Dekstruktif Dahsyat

Dua pesawat pembom AS B-1B Lancers bergabung dengan jet tempur Jepang dan Korea Selatan di sekitar Semenanjung Korea, kata militer AS dalam sebuah pernyataan yang dikutip Reuters.

Pembom supersonik Amerika terbang dari Guam dan bergabung dengan dua jet tempur F-15K Korea Selatan di dekat Semenanjung Korea untuk melakukan simulasi latihan menembak rudal udara ke darat yang menurut militer Seoul berlangsung Selasa malam.

Kepala Staf Gabungan Korea Selatan mencatat bahwa “pelatihan penembakan rudal udara ke darat” terjadi di Laut Jepang dan Laut Kuning.

“Latihan ini adalah bagian dari pelatihan reguler untuk meningkatkan efek jera,” kata Angkatan Udara Korea Selatan dalam sebuah pernyataan, Yonhap melaporkan. Latihan tersebut, menunjukkan kemauan dan kemampuan sekutu yang kuat untuk melawan ancaman nuklir dan rudal Korea Utara.

Baca: PANASI KORUT, AS dan Korsel Mulai Latihan Militer Gabungan 11 Hari

Latihan di atas Semenanjung Korea terjadi di tengah meningkatnya ketegangan seputar uji coba nuklir dan rudal Pyongyang. Pada hari Senin, Menteri Pertahanan AS James Mattis mengatakan bahwa militer harus siap untuk memberikan semua opsi ke Gedung Putih untuk menangani Korea Utara.

“Ada satu hal yang bisa dilakukan Angkatan Darat Amerika Serikat dan Anda harus siap memastikan bahwa kita memiliki pilihan militer yang dapat dilakukan oleh presiden jika diperlukan,” kata Mattis pada konferensi tahunan Angkatan Darat AS (AUSA). Dia mengatakan bahwa AS saat ini “dalam upaya diplomatik,” namun mengatakan bahwa Dewan Keamanan PBB dengan suara bulat memberikan suara dua kali berturut-turut untuk menjatuhkan sanksi lebih keras kepada Korea Utara.

Korea Utara melakukan uji coba nuklir keenam pada tanggal 3 September, memaksa Dewan Keamanan PBB untuk memperkenalkan sanksi baru terhadap negara tersebut. Tindakan PBB, bagaimanapun, tidak menghentikan Pyongyang meluncurkan serangkaian rudal balistik pada bulan September sementara berjanji akan menghancurkan AS dan sekutu mereka dengan senjata nuklir jika diprovokasi.

Baca: Korut Kembangkan Rudal yang Mampu Capai Washington dan New York

Pyongyang dan Washington membakar ketegangan, Moskow dan Beijing telah berulang kali meminta kedua belah pihak untuk tetap tenang. Rusia dan China menyerukan pelaksanaan inisiatif “pembekuan dua kali lipat” yang memperkirakan Korea Utara menangguhkan program nuklir dan misilnya dengan imbalan US dan Korea Selatan meninggalkan latihan militer mereka di wilayah tersebut. Inisiatif ini ditolak oleh Washington. (SFA)

Sumber: RT

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: