Headline News

Saudi, Turki dan Qatar Dibalik Panasnya Pertempuran di Damaskus

Jum’at, 24 Maret 2017 – 08.46 Wib,

SALAFYNEWS.COM, DAMASKUS – Kementerian Luar Negeri Suriah menyatakan bahwa Arab Saudi, Turki dan Qatar bertanggung jawab atas peningkatan pertempuran antara pasukan pemerintah dan teroris Takfiri yang disponsori oleh Barat dan sekutu regionalnya di pinggiran ibukota Damaskus. (Baca: Assad Ungkap Rahasia Terbaru Perang di Suriah)

Kemendagri Suriah dalam dua surat terpisah yang ditujukan kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan Presiden Dewan Keamanan PBB Matthew Rycroft, menyerukan kepada Dewan Keamanan untuk memikul tanggung jawab dalam memerangi terorisme dan memberikan sanksi atas apa yang dilakukan oleh Jabhat al Nusra dan kelompok-kelompok teror lainnya.

Dua surat itu juga menegaskan bahwa serangan tersebut hanya bertujuan merusak pembicaraan damai Suriah yang disponsori PBB di kota Swiss Jenewa. (Baca: Sekjen Hizbullah: Turki dan Saudi Sepakat Kirim Ribuan Teroris ke Suriah)

Sebelumnya pada hari Kamis (23/03), kantor berita resmi Suriah SANA melaporkan bahwa pasukan pemerintah telah membunuh lebih dari 157 teroris, diantaranya warga negara asing, dan melukai ratusan lainnya selama pertempuran yang sedang berlangsung di distrik Jobar, timur Damaskus.

Tentara Suriah juga menghancurkan tiga kendaraan yang sarat dengan bahan peledak, tiga tank, empat kendaraan lapis baja, lima peluncur mortir, tiga meriam dan 15 kendaraan yang dilengkapi dengan senapan mesin. Mereka menewaskan tujuh pengebom sebelum menargetkan pos-pos militer di Jobar. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: