Eropa

Satu Jam Putin-Trump Komunikasi By Phone Pasca Kedatangan Assad di Rusia

Rabu, 22 November 2017 – 15.55 Wib,

SALAFYNEWS.COM, MOSKOW – Masalah Suriah mendominasi pembicaraan lewat panggilan telepon antara presiden Rusia dan Amerika, yang lebih dari satu jam. Putin memberi penjelasan kepada Trump tentang pertemuan terakhirnya dengan Assad. Kedua pemimpin sepakat mengenai pentingnya proses perdamaian Suriah yang dipimpin oleh PBB.

Baca: Perang Mulut Ehud Barak dan Netanyahu Pasca Pertemuan Assad dan Putin di Rusia

Putin mengatakan kepada Trump bahwa Presiden Bashar Assad menegaskan komitmennya terhadap reformasi politik di Suriah, termasuk amandemen konstitusi. Assad juga mendukung gagasan untuk mengadakan pemilihan presiden dan parlemen sebagai bagian dari proses politik transisi selama pertemuan pada hari Senin dengan Putin di Sochi.

Presiden Rusia menginformasikan rekannya dari AS mengenai pertemuan yang akan datang antara para pemimpin Rusia, Iran dan Turki yang bertujuan untuk menemukan cara untuk menormalkan kembali situasi di Suriah sambil berkontribusi pada proses politik di Timur Tengah. Perundingan trilateral dijadwalkan pada hari Rabu, 22 November.

“Kedua belah pihak menyatakan puas dengan panggilan telepon, yang praktis dan informatif,” bunyi pernyataan dari Kremlin.

Baca: Bashar Assad: Saatnya Dunia Lihat Kebenaran Kebijakan Suriah Perangi Teror

Gedung Putih mengatakan Washington menegaskan kembali dukungannya untuk kesepakatan bersama AS dan Rusia yang dikeluarkan pada pertemuan puncak APEC pada 11 November.

“Kami berbicara sangat serius tentang perdamaian di Suriah, sangat serius tentang Korea Utara, dan tentang Ukraina,” kata Trump kepada wartawan setelah menerima telepon dari Putin.

Presiden Rusia mengatakan bahwa sebuah resolusi krisis politik Suriah harus didasarkan pada prinsip-prinsip menjaga kedaulatan, integritas teritorial dan independensi Suriah. Putin menambahkan bahwa Rusia telah menawarkan menjadi tuan rumah Kongres Suriah mengenai Dialog Nasional di Sochi.

Putin kembali berbicara tentang normalisasi hubungan bilateral, terutama saat menghadapi terorisme. Dia menambahkan bahwa kerja sama antara dinas keamanan Rusia dan AS bisa sangat penting. Trump mendukung gagasan Putin, kata Kremlin.

Baca: Utusan Khusus Putin Kunjungi Damaskus Bahas Solusi Konflik Suriah dengan Assad

Putin dan Trump sepakat bahwa krisis di semenanjung Korea harus diselesaikan melalui jalur diplomatik, menurut Kremlin. Saat membahas program nuklir Iran, Presiden Rusia memberikan kembali komitmen Moskow terhadap implementasi penuh kesepakatan nuklir Iran 2015, yang dikenal sebagai Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA). Dia juga menyebut kesepakatan tersebut sebagai “faktor penting untuk stabilitas regional” yang juga berkontribusi pada rezim non-proliferasi nuklir global.

Selain Trump, Putin juga melakukan percakapan telepon terpisah dengan Raja Salman dari Arab Saudi, Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada hari Selasa. Diskusi berpusat pada situasi di Suriah dan berbagai isu bilateral. (SFA)

Sumber: RT

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: