Headline News

Sambut Kedatangan Trump, Yaman Tembakkan Rudal Balistik ke Ibukota Riyadh

Sabtu, 20 Mei 2017

SALAFYNEWS.COM, YAMAN – Pejuang Houthi Ansarullah dan militer Yaman dilaporkan telah menembakkan rudal balistik jarak jauh ke ibukota Saudi, Riyadh, beberapa jam menjelang kunjungan Presiden AS Donald Trump.

Menurut sebuah laporan oleh jaringan televisi Arab al-Masirah, pasukan Yaman, yang didukung oleh para pejuang sekutu dari Komite Populer, meluncurkan rudal balistik Borkan-2 (Volcano-2), sebuah roket yang dimodifikasi di dalam negeri, yang ditujukan ke ibukota Riyadh pada Jumat sore.

Laporan tersebut juga membawa sebuah pernyataan dari tentara Yaman, yang mengatakan bahwa serangan rudal itu menyampaikan “pesan yang jelas dan penting bahwa kita semua siap untuk menanggapi agresi tersebut.”

Laporan tersebut, tidak memberikan rincian lebih lanjut, termasuk lokasi dampak yang tepat, jumlah korban yang mungkin terjadi dan tingkat potensi kerusakan yang ditimbulkan.

Sementara itu, militer Saudi mengumumkan bahwa mereka telah mencegat dan menghancurkan sebuah proyektil sekitar 200 kilometer sebelah barat Riyadh, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Kembali pada 18 Maret, tentara Yaman mengumumkan bahwa rudal Borkan-2 lainnya secara akurat telah menghantam pangkalan udara Raja Salman, yang terletak di sekitar Riyadh, sebagai pembalasan atas agresi brutal Saudi di Yaman.

Pada tanggal 2 September 2016, pasukan Yaman juga menembakkan rudal yang sama ke kota Ta’if, Saudi, yang terletak lebih dari 700 kilometer tenggara ibukota Riyadh.

Tentara Yaman mengatakan sejauh ini lebih dari 100 rudal balistik dari berbagai jenis telah ditembakkan ke posisi militer Saudi di dalam dan di luar Yaman.

Peluncuran hari Jumat datang beberapa jam sebelum kedatangan Trump di Riyadh, dalam kunjungan dua hari ke kerajaan Al Saud, dan perjalanan pertama luar negerinya sejak dia menjadi presiden.

Trump telah berangkat ke Arab Saudi, di mana dia diperkirakan akan menyelesaikan kesepakatan senjata kontroversial senilai 100 miliar dolar dengan kerajaan tersebut.

Setelah mengakhiri kunjungannya ke Arab Saudi pada hari Minggu, Trump akan terbang ke Israel, sekutu utama AS lainnya di kawasan.

Orang-orang Yaman sangat marah kepada Washington karena terlibat dalam kejahatan Saudi terhadap negara Yaman dengan menyediakan rezim Al Saud dengan senjata konvensional dan terlarang. [Sfa]

Sumber: Al-Masirah.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: