Artikel

Salah Kaprah Tentang Perang dan Mujahidin di Suriah

28 Maret 2016,

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA – Tokoh dunia maya Ahmed Zain Oul Mottaqin menulis hasil diskusi dengan temannya tentang fakta perang di Suriah. Berikut hasil diskusinya:

‘MUJAHIDIN’-MU DI SURIAH HANYA FATAMORGANA

Dulu sempat berbincang dengan seorang kawan tentang Suriah. Dia seorang teman  yang tidak begitu fundamentalis dan tidak pula sektarian, tapi apa yang dia tahu tentang konflik Suriah adalah konflik perlawanan ‘mujahidin’ islam melawan ‘diktator’ Bashar Al Assad yang kejam.

Facts suriahDalam hati gw inilah hebatnya kekuatan propaganda media mainstream, sampai orang yang tidak begitu fundamentalis dan tidak mengikuti geopolitik timur tengah pun bisa terdoktrin seperti ini, dan itulah jawaban polos yang dikatakannya ketika ditanya tentang Suriah.

Gw tanya, “Siapa yang kamu maksud sebagai ‘mujahidin’, karena pemberontak di Suriah pun terpecah dalam 3 kelompok besar dan punya fans club masing-masing, apakah ISIS atau FSA atau Jabhat Nushrah?”

Dia menjawab, “ISIS jelas bukan ‘mujahidin’ karena mereka sudah melenceng jauh dan berperang dengan tidak syar’i. Mereka adalah kaum khawarij yang selain memerangi Rezim Assad mereka juga memerangi ‘mujahidin’ yang lurus di Suriah.”

Lalu gw tanya balik, “Siapa yang kamu maksud sebagai ‘mujahidin’ yang lurus ini, apakah FSA?”

Dia tampak bingung dan berpikir sejenak karena selama ini dia juga sering mendengar info kurang sedap tentang FSA dari kawan-kawannya sendiri bahwa FSA ini adalah antek USA dan mendapat dukungan dari barat. Apalagi setelah itu gw paparkan bukti-bukti dari media USA sendiri diantaranya CNN yang memberitakan USA menyuplai pemberontak Suriah dengan 50 Ton amunisi (Baca: Bantuan 50 Ton Amunisi AS Respon Atas Kampanye Militer Rusia).

“Nah itu berarti jelas buat FSA, mereka memang antek Amerika dan melenceng dari perjuangan.” jawabnya.

Gw balik bertanya, “Lalu siapa yang kamu maksud sebagai ‘mujahidin’, bila bukan ISIS dan FSA maka pilihanmu tinggal satu yaitu Jabhat Nushrah.”

amunisi buat teroris“Ya Insya Allah mereka adalah mujahidin yang masih berjuang secara lurus di jalan Allah melawan kezaliman Assad di Suriah.” tandasnya

Jujur gw tersenyum mendengar jawabannya karena dalam hati merasa sukses menggiring dia pada argumen klimaks yang akan gw sampaikan.

Gw bertanya, “Apa pendapatmu tentang Al-Qaeda?”

Dia jawab “Mereka adalah kelompok teroris yang sama seperti ISIS, jihad mereka sudah barbar dan diluar syariat islam, sering membunuh warga sipil dll”

Lalu gw jawab “Lho memangnya kamu ga tahu kalau Jabhat Nushrah itu adalah cabang resmi Al-Qaeda di Suriah?”

Mendengar itu dia tampak kaget dan hanya menggeleng tanda tak tahu.

“Enak banget kamu bilang Al-Qaeda itu teroris tapi kamu malah menyebut Jabhat Nushrah ini sebagai ‘mujahidin’, padahal Jabhat Nushrah adalah cabang Al-Qaeda di Suriah.” kata gw.

Dia menjawab dengan tidak yakin, “Ya bisa jadi kalau di negara lain jihad mereka berlebihan tapi kalau di Suriah mereka benar-benar berjihad di jalan Allah karena mereka melawan rezim yang zalim.”

Gw jawab, “Jika memang Jabhat Nushrah adalah ‘mujahidin’ maka ‘mujahidin’ jenis apa yang mendapat perawatan medis dari Israel ?”

Dia tampak makin bingung dan sepertinya tak terima dengan pernyataan gw karena dia anggap sudah memfitnah. Tapi sebelum dia balas menjawab, gw dengan cepat menyodorkan sebuah berita dari media Israel Haaretz.com yang memberitakan bahwa Israel memberi perawatan medis pada Front Al Nusra yang ia sebut ‘mujahidin’ itu (Israel Halts Medical Treatment for Members of Syria’s Nusra Front).

Ia tampak tak percaya dan 15 menit lamanya benar-benar ia memperhatikan judul dan isi berita tersebut dengan wajah tak percaya, apalagi berita tersebut berasal dari media Israel sendiri dan jelas-jelas nama Al-Nusra disebutkan di dalamnya.

Lalu gw tanya “Gimana, masih mau menjuluki mereka ‘mujahidin’?”

Dia tak bisa menjawab dan hanya terdiam seakan tak percaya kelompok yang ia yakini selama ini sebagai ‘mujahidin fi sabilillah’ ternyata bekerjasama dengan Zionis.

Dia menjawab “Ya wallahu’alam. Jadi apa menurutmu konflik Suriah ini?”

Tentara FSAGw cuma tersenyum karena merasa menang dengan mudah padahal gw masih punya banyak amunisi, lalu gw katakan, “Jihad di Suriah adalah jihad di jalan Zionis, siapapun yang paham sejarah pasti tahu bahwa Suriah sejak dulu adalah batu sandungan besar bagi Israel di Timur Tengah. Sejak era perang Arab-Israel di Golan, Sinai dll Suriah ga pernah absen. Bahkan di perang Yom Kippur di Golan, Suriah masih tegas memerangi Israel, padahal saat itu negara-negara Arab lain sudah menandatangani perjanjian damai dengan Israel. Suriah adalah satu-satunya negara Arab yang hingga kini menolak menandatangani perjanjian damai dengan Israel. Kamu lihat kan pasukan penjaga perdamaian PBB sudah puluhan tahun disiagakan di Golan itu karena apa? Itu karena PBB menerapkan wilayah tsb sebagai zona netral guna melerai kedua negara. Jika tidak ada pasukan penjaga PBB disitu pasti Suriah dan Israel masih berperang hingga sekarang.”

“Jadi sekarang kamu paham kan kenapa ‘mujahidin’-mu itu selalu mendapat suplai bantuan dari barat. Karena hakikatnya mereka sedang membantu barat menghancurkan Suriah sang ikon perlawanan terhadap Zionis di Timur Tengah. Jadi, apa yang kamu sebut sebagai ‘mujahidin’ di Suriah itu hanyalah fatamorgana. Tak ada jihad di Suriah, kalau benar-benar mau jihad ya ke Palestina sana real melawan Israel.”

Dia tampak melongo mendengar penjelasan gw. Dalam hati gw melongo itu tandanya cuma dua, dia dapat hidayah atau otaknya jadi henk karena ga mampu mencerna jawaban gw. (SFA)

Sumber: Akun Facebook Ahmed Zain Oul Mottaqin

2 Comments

2 Comments

  1. Pingback: FAKTA SURIAH.. Inilah Kesaksian WNI Berhasil Keluar Dari Cengkraman ISIS Di Raqqah | SALAFY NEWS

  2. Pingback: Moskow: Daftar Kelompok Teroris Di Suriah Rampung Dalam Waktu Dekat | SALAFY NEWS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: