Headline News

SADIS! Pemukim Yahudi Tabrak Bocah 5 Tahun Asal Palestina : Video

Minggu, 03 September 2017 – 09.35 Wib,

SALAFYNEWS.COM, PALESTINA – Seorang bocah perempuan Palestina yang baru berusia 5 tahun, Dina Alaa Ja’bari, mengalami cidera setelah ditabrak dengan sengaja oleh sebuah mobil yang dikemudikan seorang pemukim Yahudi pada hari Jumat malam (01/09). Insiden ini terjadi kota Hebron, Tepi Barat.

Baca: 110 Warga Palestina Jadi Gelandangan Setelah 23 Rumah Mereka Dibuldozer Israel

Menurut sumber setempat, insiden tersebut terjadi di wilayah Salaymeh yang berdekatan dengan pemukiman Kiryat Arba. Seorang petugas ambulans Israel memberikan bantuan lapangan kepada bocah malang tersebut.

Saksi mata yang berada di lokasi kejadian mengatakan bahwa ambulans Bulan Sabit Merah Palestina tiba di lokasi kejadian untuk memindahkan bocah tersebut ke rumah sakit pemerintah Hebron untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut, namun sekelompok pemukim Yahudi malah menyerang mobil ambulans dan menghalangi ambulans tersebut untuk sampai ke rumah sakit untuk membawa bocah malang tersebut.

Baca: Media Internasional Bungkam Kejahatan Perang Israel Terhadap Pemuda Gaza

Insiden penabrakan warga Palestina dengan disengaja seperti ini telah berulang kali dilakukan oleh para pemukim Yahudi dan kendaraan serdadu Zionis, terutama di jalan-jalan persimpangan yang dilalui oleh para pemukim Yahudi. Tercatat ada sejumlah insiden tabrak lari yang menargetkan warga Palestina di berbagai bagian Tepi Barat yang diduduki, dengan sebagian besar dari mereka belum diinvestigasi oleh pemerintah Israel. Beberapa peristiwa tersebut bahkan telah mengakibatkan korban jiwa.

Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Budaya Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) menetapkan Kota Hebron di Tepi Barat sebagai situs warisan dunia, hal ini lantas membuat Israel naik pitam.

Dalam agama Yahudi, Hebron adalah kota terpenting kedua. Sedangkan bagi umat Islam, tempat itu adalah salah satu dari kota suci. Namun, kini kota itu terbelah. Sebagian dicaplok Israel dan lainnya dikontrol Otoritas Palestina.

Baca: Israel Tangkap Bocah Palestina Dengan Granat

Palestina lebih dulu mengajukan daftar lokasi yang terancam oleh Israel, seperti Kota Tua Yerusalem dan Hebron. Mereka menyatakan warga Israel kerap mencoret-coret, merusak, dan melakukan hal-hal lain membahayakan keberlangsungan situs itu.

Hebron menjadi rebutan antara Israel dan Palestina sejak wilayah itu dicaplok negara Zionis itu pada 1967. Salah satu situs penting berada di sana, Masjid Ibrahim atau Gua Ibrahim, menjadi lokasi disucikan bagi umat Islam dan kaum Yahudi.

Sejak itu, Israel selalu melakukan kekerasan terhadap umat Islam yang beribadah di sana. Contohnya pembantaian jemaah sedang salat pada 1994. Tentara Israel juga melarang warga muslim mengumandangkan azan dari masjid. Justru orang Yahudi menggunakan masjid itu buat tempat merayakan pesta pada hari raya Passover. Kini warga muslim juga dilarang melintas di sebagian jalanan di Hebron, terutama Jalan Syuhada di mana dulu terjadi pertempuran antara pasukan Israel dan pejuang Palestina, dan hanya terbatas buat warga pemukim ilegal Yahudi. Perlu diketahui bahwa kota Hebron sering mengalami berbagai bentrokan berdarah secara berkala yang terjadi antara warga Palestina dan pemukim Israel. (SFA)

Sumber: Arabic.rt

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: