Australia

Saat Mahasiswa Curhat ke Presiden Jokowi

Rabu, 21 Maret 2018 – 08.22 Wib,

SALAFYNEWS.COM, SELANDIA BARU – Akun facebook Wahyu Sutono menceritakan pertemuan antara Presiden Jokowi dan Ibu Iriana dengan mahasiswa Indonesia yang berada di Selandia Baru, pertemuan yang sangat jarang dan tidak biasa, membuat haru kita semua.

Baca: Catatan Dahlan Iskan Tentang Sepak Terjang Jokowi di NKRI

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo “ngobrol” dan berbincang santai serta berjalan kaki dalam suasana yang hangat dengan 29 pelajar dan mahasiswa Indonesia yang 15 diantaranya dari Papua, di Waterfront Wellington, Selandia Baru. Jokowi dan Ibu Negara Iriana berjalan kaki dari hotel tempatnya menginap di kawasan CBD Wellington menuju Waterfront Wellington yang berjarak sekitar 1 kilometer.

Tak lama setelah berjalan kaki, Jokowi dan Ibu Negara duduk bersama 29 pelajar dan mahasiswa di salah satu sisi Waterfront, yang berdekatan dengan Museum Te Papa. Selain pelajar dan mahasiswa, turut pula masyarakat Indonesia yang berada di Selandia Baru. Salah satunya adalah Marvijs Ajoomi, seorang dosen yang berasal dari Papua dengan kisah menarik yang ia ceritakan kepada Jokowi.

Baca: Jokowi Presiden ‘Apa Adanya’

“Saya datang dari umur 15 tahun, tidak bisa bahasa Inggris sama sekali. Saya bersyukur bisa diberikan kesempatan. Dari SMA, lanjut S1, lalu S2, sekarang mengajar di salah satu perguruan tinggi di sini,” ungkapnya.

Jokowi juga menerima beberapa usulan dari para pelajar ini. Salah satunya adalah mereka meminta agar “employment opportunity” atau kesempatan kerja bagi lulusan luar negeri diperluas.

“Bapak kalau saya boleh sharing, sudah mulai banyak adik-adik kita yang selesai. Jadi mungkin kedepannya kalau memang ada kesempatan bagi mereka untuk kembali dan mengabdi kepada negara, mungkin ’employment opportunity’ setelah mereka selesai. Karena investasi ini jangan sampai disitu saja bapak, harus berkelanjutan,” lanjutnya disertai tepuk tangan riuh semua pelajar yang ikut.

Baca: Muhammad Zazuli: Sang Pemberani Itu Bernama Jokowi

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi mendengar dan mencatat usulan-usulan tersebut. Selain itu, Jokowi menjelaskan bahwa saat ini pemerintah tengah membangun infrastruktur di Papua. “Membangun jalan, jembatan, airport, pelabuhan supaya daerah yang terisolasi terbuka,” ucap Jokowi.

Tak hanya berbincang dengan para pelajar, Jokowi-pun sempat “ngevlog” dan menandatangani mobil berpelat nomor “JOKOWI”, mobil milik Dedy Muardi, seorang warga Indonesia yang berasal dari Yogyakarta dan tinggal di Auckland sejak 2001. Jarak Auckland-Wellington cukup jauh, sekitar 10 jam perjalanan dengan mobil, tapi tak menyurutkan langkahnya untuk bertemu Jokowi. “Salam NKRI Gemilang”. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: