Eropa

Rusia Tuduh AS Berikan Perlindungan Udara untuk Teroris ISIS di Suriah

Rabu, 15 November 2017 – 08.38 Wib,

SALAFYNEWS.COM, MOSKOW – Kementerian Pertahanan Rusia menuduh AS hanya berpura-pura memerangi terorisme di Timur Tengah, dengan mengatakan bahwa pihaknya memiliki “bukti yang meyakinkan” bahwa Washington memberikan perlindungan udara untuk ISIS di Suriah.

Baca: Pengakuan Heboh Clinton: Amerika Ciptakan Al-Qaeda, Nato-Israel Ciptakan ISIS

Dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa, kementerian tersebut mengatakan bahwa Angkatan Udara AS berusaha menghalangi serangan Rusia terhadap teroris ISIS Takfiri di dekat kota al-Bukamal, Suriah.

“Fakta-fakta ini adalah bukti yang meyakinkan bahwa Amerika Serikat, yang konon berjuang tanpa kompromi melawan terorisme internasional untuk masyarakat global, sebenarnya memberikan perlindungan kepada teroris ISIS Takfiri,” demikian pernyataan tersebut.

Moskow dan Washington mendukung pihak yang berlawanan dalam konflik Suriah. Rusia membantu pemerintah Suriah dan telah melakukan kampanye pengeboman udara melawan posisi teroris di Suriah.

Baca: Rusia ‘Tampar’ Wajah Barat dan Amerika Terkait Teroris ISIS di Suriah

Koalisi pimpinan AS telah melakukan serangan udara terhadap apa yang diklaim sebagai target ISIS di Suriah sejak September 2014, tanpa ada otorisasi dari Damaskus atau mandat PBB.

Aliansi militer telah berulang kali dituduh menargetkan dan membunuh warga sipil, dan tidak mampu mencapai tujuannya untuk menghancurkan Daesh.

Pada awal Oktober, Kementerian Pertahanan Rusia menuduh pasukan AS memberikan informasi intelijen kepada teroris ISIS Takfiri di Suriah timur, dengan mengatakan “godaan” Washington terhadap para teroris adalah “rintangan utama” untuk memberantas ISIS di Suriah.

Tuduhan tersebut terjadi setelah sekelompok pasukan Suriah berada di bawah serangkaian serangan oleh ISIS di provinsi Deir Ezzor, dimana Suriah berusaha untuk mengusir para teroris keluar dari benteng terakhir mereka di wilayah tersebut.

Baca: Tujuan Amerika di Suriah Bukan ISIS

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan serangan terhadap pasukan pemerintah Suriah datang dari daerah dekat perbatasan dengan Yordania, di mana AS mempertahankan misi militer.

Kementerian Rusia juga menyatakan bahwa ISIS memiliki koordinat yang tepat terhadap posisi pasukan Suriah sebelum serangan tersebut dan informasi tersebut hanya dapat diperoleh melalui pengintaian udara. (SFA)

Sumber: PTV

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: