Eropa

Rusia Siap Kembali Kerahkan Pasukan Darat ke Suriah

Selasa, 25 April 2017 – 06.32 Wib,

SALAFYNEWS.COM, DAMASKUS – Menurut sumber militer Suriah mengatakan bahwa Moskow telah menginformasikan kepada Damaskus tentang kesiapannya untuk mengirim pasukan darat ke Suriah untuk membantu pasukan pemerintah dalam pertempuran melawan teroris Takfiri yang disponsori Barat. (Baca: Hadapi Agresi AS Rusia Suplai Sistem Pertahanan Udara Terbarunya ke Suriah)

Sumber yang berbicara tanpa menyebut nama, mengungkapkan pada hari Senin bahwa pasukan khusus Rusia siap untuk ditempatkan di wilayah dimana tentara Suriah terlibat dalam pertempuran serius melawan kelompok teroris tersebut.

Mereka selanjutnya mencatat bahwa aspek teknis dari rencana tersebut telah disusun, dan hal itu akan diimplementasikan begitu pemerintah Damaskus mengajukan permintaan resmi dan Presiden Rusia Vladimir Putin mengeluarkan perintah tersebut.

Awal bulan ini, surat kabar Rusia Izvestia melaporkan bahwa pasukan darat di negara itu akan mengembalikan keamanan ke daerah-daerah berpenduduk Kristen selama operasi kontra-terorisme tentara Suriah yang akan datang di utara Provinsi Hama. (Baca: Rusia Kirimkan Satu Batalion Polisi Milter Ke Suriah)

Harian tersebut menambahkan bahwa unit pasukan Rusia akan membantu pasukan populer untuk membawa ketenangan dan stabilitas ke kota Mahardah, yang terletak sekitar 23 kilometer barat laut Hama. Militan Takfiri terkepung oleh pasukan populer Suriah dari segala arah di sana.

Viktor Ozerov, ketua komite pertahanan di Dewan Federasi, Majelis Tinggi Parlemen Rusia, mengatakan kepada kantor berita Sputnik pada 22 April bahwa Moskow tidak akan ragu memasok sistem pertahanan udara kepada yang dibutuhkan pemerintah, setelah sebuah kesepakatan bilateral dilakukan.

“Jumlah yang diperlukan (sistem pertahanan udara) dapat dipasok secara prioritas. Ini tidak akan menempatkan beban berat pada industri pertahanan kita,” katanya. (Baca: Iran-Rusia: AS Telah Rencanakan Serangan ke Suriah)

Ucapan tersebut muncul sehari setelah Presiden Suriah Bashar al-Assad mengatakan Damaskus dan Moskow terlibat dalam negosiasi untuk menerapkan lebih banyak sistem pertahanan udara di Suriah.

“Damaskus selalu tertarik pada perangkat keras militer generasi terbaru, tapi itu tergantung pada aksesibilitas sistem, kebijakan Rusia sebagai pemasok dan harga,” kata Assad.

Rusia, bersama dengan Iran, telah membantu pemerintah Suriah dalam perang melawan teroris Takfiri yang mendatangkan malapetaka di negara Arab sejak 2011. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: