Eropa

Rusia: Serangan Udara Ankara Provokasi Serius Turki di Suriah dan Irak

Kamis, 27 April 2017 – 08.13 Wib,

SALAFYNEWS.COM, MOSKOW – Rusia telah menyatakan serangan udara Turki di Suriah dan Irak sebagai tindakan yang “tidak dapat diterima” dan melanggar prinsip-prinsip antar pemerintah yang mendasar. (Baca: Baghdad Kecam Serangan Udara Turki di Irak utara)

“Langkah tersebut memprovokasi perhatian paling serius di Moskow,” kata sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri Rusia, seperti dikutip oleh kantor berita TASS pada hari Rabu (26/04/2017).

“Dalam situasi ini, kami menyerukan kepada semua pihak untuk menahan diri … Ini adalah tindakan militer Turki terhadap pasukan Kurdi yang benar-benar menentang kelompok teroris di lapangan, terutama ISIS,” tambahnya.

Turki mengklaim 70 militan Kurdi tewas dalam serangan yang digambarkannya sebagai “tempat perlindungan teroris” di Suriah dan Irak pada hari Selasa dan Rabu.

Tidak hanya itu, Turki juga mengklaim bahwa pihaknya telah menginformasikan Rusia dan AS mengenai niatnya tersebut. (Baca: Komentar Tak Jelas Erdogan Soal Serangan Udara Turki di Irak)

Kementerian Luar Negeri Suriah juga telah mengecam serangan tersebut, dengan menekankan bahwa tindakan tersebut adalah agresi terang-terangan terhadap Suriah, dan melanggar hukum internasional dan prinsip hubungan baik tetangga. Dan meminta masyarakat internasional dan PBB untuk mengutuk tindakan Turki, kantor berita SANA melaporkan.

Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG) mengklaim bahwa sekitar 20 anggotanya terbunuh dalam serangan tersebut dan sekitar 18 lainnya luka-luka.

Serangan udara di daerah Sinjar, yang konon ditujukan ke posisi yang dikendalikan oleh Partai Pekerja Kurdistan (PKK) – yang didukung oleh Yazidi Protection Unit (YBS), merenggut nyawa lima orang pasukan Peshmerga dan seorang petugas polisi. (SFA)

Sumber: TASS.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: