Internasional

Rusia: Serangan AS dan Koalisi Tewaskan 62 Tentara Suriah

Minggu, 18 September 2016,

SALAFYNEWS.COM, SURIAH – Rusia mengatakan 62 pasukan Suriah telah tewas dalam serangan udara oleh jet koalisi pimpinan AS pada posisi militer di dekat bandara militer Deir Ezzor. (Baca: Komandan Operasi AS di Suriah-Irak: Gedung Putih Tak Izinkan Kami Serang ISIS)

“Pesawat-pesawat tempur koalisi internasional melakukan empat serangan udara hari ini terhadap pasukan Suriah yang dikepung oleh kelompok ISIS di pangkalan udara Deir Ezzor,” kata tentara Rusia dalam sebuah pernyataan. “Enam puluh dua tentara Suriah tewas dan seratus lainnya terluka dalam serangan ini,” tegasnya.

Dua F-16 dan dua A-10 jet memasuki ruang udara Suriah dari Irak untuk melaksanakan serangan, menurut pernyataan itu.

Ia juga menambahkan, “Langsung setelah serangan koalisi, militan ISIS melancarkan serangan ke pasukan Suriah.” “Jika serangan ini adalah karena kesalahan dalam koordinat target, yang akan menjadi konsekuensi langsung dari penolakan AS untuk berkoordinasi dengan Rusia dalam memerangi kelompok teroris di Suriah,” tambahnya.

Komando Umum Suriah menyebutkan insiden sebagai “agresi serius dan terang-terangan” melawan tentara Suriah, dan menambahkan ini “bukti” bahwa koalisi pimpinan AS mendukung teroris ISIS. (Baca: Rusia Ragukan Kemampuan Amerika Serikat di Suriah)

Mengkonfirmasikan laporan, militer AS mengatakan menghentikan serangan setelah para pejabat Rusia mengatakan target itu pasukan pemerintah Suriah dan bukan militan Takfiri ISIS.

“Pasukan koalisi percaya bahwa mereka menarget posisi pertempuran ISIS,” kata pernyataan itu, dan akan meninjau kembali pemboman dan keadaan yang menyebabkan itu.

Observatorium Suriah yang berbasis di Inggris untuk Hak Asasi Manusia mengatakan sedikitnya 80 tentara tewas dalam serangan tersebut. (Baca: Kremlin: Rusia Tunggu Niat Baik AS di Suriah)

Pesawat-pesawat tempur AS telah melakukan serangan udara terhadap ISIS di Irak sejak Agustus 2014. Beberapa negara Barat juga telah berpartisipasi dalam beberapa serangan di Irak.

Sejak September 2014, AS dan beberapa sekutunya Arab telah melakukan serangan udara terhadap ISIS di dalam wilayah Suriah tanpa otorisasi dari Damaskus atau mandat PBB. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: