Internasional

Rusia Resmi Umumkan Pembebasan Suwaydah, Daraa, dan Quneitra dari Teroris

Sergei Rodqsui
Sergei Rodsqui

MOSKOW – Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan keberhasilan mereka menumpas keberadaan teroris ISIS dan Jabhat Al Nusro di Suwaydah, Daraa dan Quneitra selatan Suriah, menambahkan bahwa polisi militer Rusia memfasilitasi dimulainya kembali patroli pasukan PBB di Golan, seperti dilansir Arabic.rt (02/08).

Kepala Departemen Operasi dalam Staf Umum Angkatan Bersenjata Rusia Sergei Rodsqui, menjelaskan bahwa pembebasan provinsi barat daya Suriah didasarkan atas kesepakatan rekonsiliasi dan permintaan kepada pusat Rusia untuk menyediakan perlindungan dari tindak kekerasan dan praktek sewenang-wenang para teroris, yang sebelumnya mereka telah mengontrol sekitar 55% dari area eskalasi selatan.

Baca: Jet-jet Rusia Hajar Habis-habisan Teroris ISIS di Suwaydah

AS dan Yordania sebagai penjamin bagi wilayah eskalasi selatan tidak mengambil langkah untuk menstabilkan situasi di bawah komitmen mereka. dan tentara Suriah dengan dukungan pasukan Rusia, mampu membebaskan wilayah tersebut.

Rodsqui mengatakan bahwa operasi menargetkan organisasi teroris saja, dan faksi-faksi oposisi moderat menyetujui pengaturan rekonsiliasi dan sejumlah dari mereka bergabung dengan tentara Suriah dalam upaya membawa stabilitas dan melindungi warga sipil dari kelompok teroris, sementara orang-orang bersenjata lainnya yang diperkirakan sejumlah 4 ribu dan 300 komponen, memilih pindah bersama keluarganya ke Idlib Utara.

Baca: Damaskus Bebaskan Puluhan Kota dan Desa dari Teroris di Daraa dan Quneitra

Tentara Suriah pada hari Rabu berhasil menghancurkan benteng terakhir ISIS di Quneitra, dimana mereka mengepung dan memaksa lebih dari 160 elemen teroris untuk menyerahkan diri.

Pemulihan kontrol pemerintah Suriah di barat daya dapat mengembalikan para pengungsi dan orang-orang untuk dipindahkan ke daerah tersebut, dan saat ini sedang menjalani pembersihan ranjau, serta rekonstruksi fasilitas sosial dan ekonomi yang paling penting.

Polisi militer Rusia menjamin patroli pasukan PBB di Dataran Tinggi Golan

Rodsqui menambahkan bahwa tentara Suriah memperketat kontrol atas seluruh perbatasan Suriah-Yordania, dan membuka jalan bagi dimulainya kembali penjaga perdamaian internasional di area antara Israel dan Suriah di wilayah dataran tinggi Golan, setelah terganggunya Konvensi sejak 2012 karena alasan keamanan.

Baca: Quneitra Diambang Kebebasan Total dari Teroris

Hari ini, pasukan PBB telah melakukan patroli pertama mereka di wilayah itu sejak enam tahun, ditemani oleh polisi militer Rusia, yang akan mendirikan delapan titik pengamatan di sisi wilayah Suriah untuk mencegah provokasi apa pun terhadap Stabilisasi situasi disana. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: