Internasional

Rusia Ragukan Kemampuan Amerika Serikat di Suriah

Kamis, 15 September 2016

SALAFYNEWS.COM, SURIAH – Wakil Kepala Staf Ruang Operasi Rusia di Suriah, Victor Boznejer menjelaskan bahwa Rusia telah melaksanakan  kewajibannya sesuai dengan kesepakatan antara Rusia dan Amerika terkait krisis Suriah.

Ssementara Amerika Seikat tidak mampu menyelesaikan tugasnya untuk memisahkan teroris dari oposisi moderat sepenuhnya. Boznejer dalam jumpa pers, pada Rabu 14 september, mengatakan “beredar informasi di beberapa media barat bahwa Rusia mempunyai waktu 6 hari untuk melaksanakan tugasnya, sesuai kesepakatan Amerika-Rusia. Oleh karena itu saya ingin menyatakan bahwa pihak Rusia telah menyelesaikan tugasnya”.

Berdasarkan pernyataannya, Rusia meragukan kemampuan AS dalam menyelesaikan tugas-tugasnya dalam memisahkan oposisi moderat dan Jabha al-Nusra. Bahkan sebaliknya AS berupaya menggabungkan kelompok-kelompok teroris, hal ini terlihat jelas dengan semakin gencarnya serangan. Perlu diketahui bahwa rencana muti-tahap, telah disepakati oleh Menteri Luar Negeri AS John Kerry dan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov, yang mulai berlaku di Suriah, pada Senin lalu.

Dokumen ini mencatat gencatan senjata berlaku hingga 7 hari, terhitung sejak 12 September lalu, dan selanjutnya akan diubah menjadi gencatan senjata permanen. Dokumen itu juga memuat pengiriman bantuan kemanusiaan ke daerah-daerah yang terkepung dan memisahkan kelompok-kelompok teroris dari oposisi serta kelanjutan perang melawan teroris di Suriah. [Sfa]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: