Fokus

Rusia: Kebijakan AS di Suriah Bikin Turki Marah

Selasa, 23 Januari 2018 – 20.02 Wib,

SALAFYNEWS.COM, MOSKOW – Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov mengatakan, kebijakan unilteral yang diambil oleh Amerika Serikat (AS) di Suriah telah membuat Turki marah. Inilah salah satu alasan mengapa Turki melakukan operasi tanpa melibatkan AS di Suriah.

Baca: Amerika dan Turki Bersitegang di Afrin Suriah

Dalam sebuah wawancara dengan media setempat, Lavrov menyatakan bahwa sejumlah pihak bertanya kepadanya apa manfaat dari kebijakan AS bagi Rusia. Lavrov menyatakan, kebijakan AS akan membuat mereka menjadi buruk di mata internasional, dan bisa meningkatkan nama Rusia.

“Banyak ilmuwan politik mengajukan pertanyaan, mengapa kita khawatir (mengenai tindakan AS terkait dengan kesepakatan nuklir Iran), dengan mengatakan bahwa “lebih buruk lebih baik”,” kata Lavrov, seperti dilansir Sputnik pada Selasa (23/1/2018).

Baca: Geger Amerika dan Turki di Perbatasan Suriah

“Biar AS membuktikan ketidakmampuannya bernegosiasi, peran destruktif dalam urusan luar negeri, apakah di Iran, atau di Suriah, di mana Washington mengambil langkah sepihak yang membuat Turki marah,” sambungnya.

Kemarin, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah menyalahkan AS karena mendukung milisi Kurdi di Suriah, dengan mengatakan bahwa AS telah mengirim 5.000 truk dengan senjata ke Kurdi Suriah. Erdogan kemudian mendesak Washington untuk tidak memprovokasi Ankara.

Turki sendiri telah melancarkan serangan terhadap basis Kurdi Suriah di Afrin pada Sabtu. Serangan itu telah menghancurkan sejumlah bangunan, kendaraan, dan persenjataan milik Kurdi Suriah. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: