Eropa

Rusia: Kami akan Hadapi Sistem Rudal NATO Dimana Saja

Senin, 01 Mei 2017 – 09.26 Wib,

SALAFYNEWS.COM, MOSKOW – Pemerintah Rusia menyatakan akan menanggapi pengerahan sistem pertahanan rudal NATO (NMD/Euro-ABM) di wilayah Norwegia. (Baca: NATO dan AS Kompak Keroyok Rusia)

Dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Dagbladet, duta besar Rusia untuk Norwegia Teimuraz Ramishvili, menyatakan bahwa Rusia akan meresponsnya. “Di pihak kita, akan ada jawaban tidak hanya untuk Norwegia tapi juga seluruh negara anggota NATO” – kata diplomat tersebut.

Ramishvili mengatakan bahwa Rusia dan Norwegia mungkin memiliki sudut pandang yang berbeda mengenai isu perisai rudal NATO, namun tetangga harus terlibat dalam dialog dan menemukan solusi yang memuaskan kedua belah pihak. Menurut dia, elit kerajaan Skandinavia menolak untuk mendiskusikan dengan Moskow mengenai pertanyaan yang mengganggu tentang peran masa depan Norwegia dalam sistem pertahanan rudal Eropa. (Baca: Menhan Rusia Umumkan “Perang” dengan NATO dan Barat)

“Rusia tidak bercita-cita untuk militerisasi Arktik”, Ramishvili meyakinkan. Dia juga mendesak pihak berwenang Norwegia untuk merenungkan implikasi kebijakan keamanan baru tersebut sebelum keputusan mengenai kontribusi Norwegia terhadap pertahanan rudal Eropa diterima.

Menurut diplomat Rusia, ini adalah masalah serius mengenai hubungan antara Rusia dan Norwegia – karena kurangnya dialog. “Hari ini Rusia berkomunikasi secara teratur dengan pimpinan politik dan pemimpin militer Amerika, tapi tidak dengan pemimpin Angkatan Bersenjata Norwegia. Sangat menyedihkan,” kata duta besar tersebut. Dia menambahkan bahwa Moskow dan Oslo sampai 2013 memiliki hubungan yang kuat, dan kedua negara selalu mampu memecahkan masalah mereka. (Baca: Kehadiran Kapal Induk Rusia di Suriah Gertak Israel, NATO dan Barat)

“Lihat apa yang terjadi hari ini. Dari 2014 sampai 2016, perputaran perdagangan Norwegia-Rusia turun 70 persen, dan ini tidak seharusnya terjadi”, Kata duta besar tersebut.

Amerika Serikat menekankan bahwa tujuan utama dari fasilitas ini, yaitu, sebuah sistem pertahanan rudal Eropa yang baru dibuat yang direncanakan selesai pada tahun 2018, adalah untuk melindungi Eropa dari kemungkinan serangan dari Iran. Pada gilirannya, Moskow menyatakan bahwa penerapan sistem pertahanan rudal di Eropa merupakan ancaman bagi keamanan nasional Rusia.

Pada tahun 2015, Perdana Menteri Norwegia Erna Solberg mengumumkan kesiapan negara tersebut untuk berkontribusi pada penciptaan sistem pertahanan rudal Eropa. Rekomendasi Lembaga Pertahanan Norwegia untuk Lembaga Pertahanan Rudal Amerika, dalam hal ini harus diajukan ke pemerintah Norwegia sebelum akhir tahun 2017. Secara khusus, mungkin saja AS dapat menempatkan radar baru di pulau Arktik Norwegia, Vardo, di perbatasan Rusia, yang akan semakin memperburuk situasi yang sudah tegang. (SFA)

Sumber: Fort Russ

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: