Asia

Rusia: Jual Sistem Rudal ke Jepang, AS Langgar Perjanjian Senjata

Minggu, 31 Desember 2017 – 08.23 Wib,

SALAFYNEWS.COM, MOSKOW – Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov menuduh Amerika Serikat melanggar sebuah perjanjian senjata, setelah Washington menjual sebuah sistem rudal ke Jepang.

Baca: Balas Dendam Putin Kepada Amerika, Rusia Tetapkan 9 Media AS Sebagai Agen Asing

“AS menggunakan sistem rudal di pangkalan militer mereka di Rumania dan Polandia, yang berada di dekat perbatasan barat kami, yang bertentangan dengan Perjanjian INF 1987 yang melarang penyebaran sistem semacam itu di lapangan,” kata Ryabkov dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu.

“Fakta menyatakan bahwa kompleks semacam itu sekarang muncul di perbatasan timur Rusia, dan menciptakan situasi yang tidak dapat kita abaikan dalam perencanaan militer kita,” tambahnya.

Pada hari Kamis, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova memperingatkan bahwa penyebaran sistem rudal AS akan membahayakan hubungan Rusia-Jepang.

Baca: Ancaman Serangan Nuklir Inggris Ditanggapi Keras oleh Rusia

Perjanjian INF ditandatangani antara Amerika Serikat dan bekas Uni Soviet pada tanggal 8 Desember 1987.

Kesepakatan tersebut mencakup rudal jarak pendek berbasis darat dan rudal jarak menengah yang tidak dikerahkan dan rudal jarak menengah. Mantan Uni Soviet memusnahkan 1.846 misil tersebut, sementara AS menghancurkan 846 di bawah perjanjian tersebut.

Pada tanggal 19 Desember, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe sepakat untuk membeli dua sistem rudal Aegis Ashore dari Amerika Serikat di tengah kebuntuan yang memanas dengan Korea Utara mengenai pengembangan senjata nuklir dan rudal balistiknya.

Meskipun konstitusi Jepang melarang penggunaan kekuatan sebagai alat untuk menyelesaikan perselisihan internasional, Tokyo secara signifikan meningkatkan anggaran militernya, dengan menyisihkan 5,19 triliun yen (sekitar $ 46 miliar) untuk urusan militer dalam proposal anggaran  negara tersebut untuk tahun fiskal yang dimulai pada bulan April 2018.

Baca: Rusia-Jepang Tanda Tangani Ratusan Kesepakatan Kerjasama kedua Negara

Perkembangan tersebut terjadi di tengah ketegangan antara AS, bersama dua sekutu regionalnya Jepang dan Korea Selatan, dan Korea Utara mengenai militer Pyongyang.

Pyongyang mengatakan program nuklir dan misilnya diperlukan untuk melawan permusuhan potensial oleh musuh-musuhnya, termasuk Washington. (SFA)

Sumber: PTV

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: