Amerika

Rusia Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa Soal Hasil KTT Teheran

KTT Teheran

MOSKOW – “Rusia telah meminta pertemuan umum DK PBB, mengingat pentingnya hasil pertemuan puncak Rusia-Iran-Turki,” kata juru bicara utusan Rusia pada PBB, seperti dilansir Almasdarnews (10/09).

Juru bicara itu menegaskan kembali posisi Moskow bahwa “kelanjutan perang melawan teroris di wilayah Suriah sampai penghapusan akhir mereka, dan pembebasan penduduk sipil dari cengkraman teroris tetap menjadi tugas mendesak bagi masyarakat internasional secara keseluruhan”.

Baca: Signal keras Teheran kepada AS, Iran pamerkan rudal generasi baru

Selama pertemuan puncak mereka di Teheran pada 07 September 2018, Presiden Rusia Vladimir Putin dan rekannya dari Iran, Hassan Rouhani serta Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan menyetujui serangkaian langkah yang ditujukan untuk menyelesaikan krisis Suriah, dengan fokus pada situasi di provinsi Idlib, Yang berada di bawah kendali kelompok bersenjata di Suriah.

Baca: Teheran: Donald Trump Hina OPEC

Namun, KTT mengungkapkan perbedaan antara Moskow dan Ankara mengenai pasukan pemerintah Suriah di Idlib. Sementara Presiden Rusia bersikeras pada prioritas mengusir teroris dari wilayah tersebut, presiden Rusia meminta rekannya dari Turki untuk menghentikan operasi, dan memperingatkan konsekuensi dari eksodus besar-besaran para migran yang melarikan diri dari operasi tempur.

Baca: Takut Diserang Rusia, AS Kirim 100 Marinir ke Suriah

KTT Teheran datang sebagai bagian dari pertemuan para kepala negara dari tiga penjamin gencatan senjata di Suriah di bawah inisiatif yang dikenal sebagai “march of Astana” yang bertujuan menyelesaikan krisis Suriah. (SFA)

2 Comments

2 Comments

  1. Pingback: Iran di PBB: AS Harus Angkat Kaki dari Suriah | SALAFY NEWS

  2. Pingback: Pertemuan Putin dan Erdogan Bahas Suriah | SALAFY NEWS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: