Internasional

Rusia Ancam Akan Hancurkan AS Jika Pasok Rudal Anti-Pesawat kepada Teroris di Suriah

Jum’at, 14 Oktober 2016,

SALAFYNEWS.COM, RUSIA – Rusia telah memperingatkan bahwa ancaman terhadap pasukannya di Suriah tidak akan pergi tanpa jawaban setelah kelompok oposisi yang didukung AS dan sekutu regionalnya menyuplai senjata anti-pesawat. (Baca: Kesal dengan AS di Suriah, Rusia Uji Coba 3 Rudal Antar Benua)

“Dalam hal apapun, saya harus mengatakan bahwa Rusia tidak akan membiarkan siapapun mengancam kehidupan warganya, termasuk prajurit. Setiap tindakan tidak ramah terhadap Rusia tidak akan dibiarkan tanpa ada konsekuensi”, ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, mengatakan pada konferensi pers di Moskow pada hari Kamis (13/10).

Pada hari Senin, blok oposisi utama Suriah, Komite Tinggi Negosiasi (HNC) menyerukan negara-negara sponsor untuk memasok militan dengan sistem pertahanan udara man-portable.

Juru bicara HNC, Salem al-Meslet mengatakan bahwa para kelompok pemberontak mengandalkan “persaudaraan dari negara-negara pendukung dan sekutunya, untuk mengangkat embargo senjata canggih yang dikenakan pada oposisi”. (Baca: Perang “Menggigit” Tentara Suriah di Aleppo)

Menyinggung tentang masalah ini, Zakharova menyatakan harapan bahwa negara-negara pendukung oposisi Suriah “memiliki akal sehat untuk tidak bereaksi terhadap tuntutan tersebut.”

Rusia siap untuk mengamankan evakuasi dari Aleppo Timur

Dalam perkembangan lain pada Kamis, Rusia mengatakan bahwa pasukannya siap mengamankan perjalanan yang aman bagi gerilyawan dan warga sipil dari bagian timur yang dikendalikan oleh pemberontak.

“Kami siap untuk memastikan perjalanan aman dari pemberontak bersenjata, tanpa hambatan bagi warga sipil yang ingin keluar dari Aleppo timur, serta pengiriman bantuan kemanusiaan ke wilayah tersebut,” Letnan Jenderal Sergei Rudskoy staf umum tentara Rusia mengatakan dalam briefing televisi. (Baca: Rusia Keluarkan Senjata Rudal Modern dan Canggih Terbaru X 101 di Suriah)

Rudskoy lebih lanjut menuduh militan memiliki tambang di koridor kemanusiaan yang dibuat untuk evakuasi warga sipil dari Aleppo. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: