Eropa

Rusia Akan Tingkatkan Pangkalan Udara dan Lautnya di Suriah

Senin, 16 Januari 2017

SALAFYNEWS.COM, Rusia – Rusia akan  akan meningkatkan dan memperluas pangkalan angkatan laut dan udara di Suriah untuk lebih intensif memberantas kelompok teroris yang beroperasi di negara yang dilanda perang.

Kantor berita Rusia Interfax mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya membuat pernyataan pada hari Minggu, dan menambahkan bahwa Moskow akan mulai memperbaiki landasan pacu kedua di pangkalan udara Hmeimim di provinsi Latakia, pesisir barat Suriah.

Hmeimim adalah basis udara permanen Rusia di dalam Suriah, yang terletak sebelah tenggara dari ibukota provinsi Latakia, dan berdekatan dengan Bandara Internasional Bassel al-Assad. Hmeimim kini menjadi rumah bagi puluhan pesawat tempur Rusia yang digunakan untuk menggempur posisi teroris di seluruh negeri.

Pada tanggal 12 Januari, juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Mayor Jenderal Igor Konashenkov, mengatakan bahwa Moskow telah menarik enam jet tempur Sukhoi Su-24 dari pangkalan udara itu, kemudian mengirim empat Sukhoi Su-25 ke wilayah tersebut.

Sumber itu lebih lanjut mengatakan Rusia juga berencana untuk meng-upgrade pangkalan angkatan laut di Tartus, kota pelabuhan terbesar kedua di Suriah, di mana Rusia telah menjaga fasilitas dukungan dan pemeliharaan untuk angkatan laut sejak tahun 1977. Ia juga menambahkan bahwa Moskow akan meningkatkan basis, yang terletak 86 kilometer selatan Hmeimim, sehingga mampu menangani kapal-kapal besar seperti kapal pesiar.

Moskow juga akan mengerahkan sistem pertahanan S-300 rudal permukaan ke udara dan Bastion peluncur rudal pesisir di pangkalan angkatan laut, sumber tersebut menambahkan.

Desember lalu, Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Rusia Jenderal Valery Gerasimov mengatakan bahwa Moskow memiliki kemampuan pertahanan udara yang cukup di Suriah berkat sistem S-300 dan S-400 yang dikerahkan ke negara itu.

Moskow meluncurkan kampanye melawan teroris ISIS Takfiri dan kelompok militan lainnya di Suriah atas permintaan dari Damaskus pada bulan September 2015. Serangan udara Rusia telah membantu operasi pasukan Suriah dalam melawan militan asing yang didukung AS dan sekutunya yang beroperasi di negara itu sejak 2011. [Sfa]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: