Headline News

Rusak Pembicaraan Damai, Teroris Bunuh 20 Anggota Komite Perdamaian

Dara'a Suriah

SURIAH – Orang-orang di provinsi Selatan Dara’a menyerukan pelaksanaan rencana rekonsiliasi dan pengusiran teroris dari wilayah tersebut, sebuah outlet media Rusia melaporkan pada hari Sabtu, dan menambahkan bahwa para teroris telah membunuh lebih dari 20 anggota Komite Perdamaian untuk merusak pembicaraan damai, seperti dilansir FNA (09/06).

Baca: Operasi Sapu Bersih Suriah di Dara’a dan Quneitra Buat Teroris Panik

Kantor berita Sputnik melaporkan bahwa para teroris telah melakukan sejumlah pembunuhan terhadap anggota Komite Perdamaian dan anggota keluarga mereka bahkan pejabat lokal dan anggota keluarga tentara Suriah untuk mencegah pelaksanaan rencana rekonsiliasi di Selatan Suriah.

Ada 21 pejabat dan tokoh-tokoh terkenal yang beroperasi di Komite Perdamaian, termasuk Walikota kota kecil Abedin Naji Mustafa al-Mustafa dan Walikota al-Qariyeh al-Qabi Abdurrahman al-Shalibani, telah dibunuh sejak dimulainya rencana pembentukan zona de-eskalasi di provinsi Dara’a sejak Desember 2017.

Sementara itu, Sekretaris Partai Sosialis Arab Ba’ath di Dara’a Hossein al-Refayee mengatakan bahwa seluruh pejabat, partai dan penduduk di wilayah itu telah mendesak penegakan rencana rekonsiliasi, pengusiran para teroris dan pemberian amnesti pemerintah kepada militan yang meletakkan senjata mereka.

Dia lebih lanjut menambahkan bahwa para teroris yang menentang perjanjian damai dengan tentara, telah membunuh aktivis perdamaian untuk memblokir proses damai, dan menambahkan bahwa 15 aktivis perdamaian baru-baru ini telah dibunuh oleh militan.

Baca: AS Tiba-tiba Tegas Ancam Assad Ketika Tentara Suriah Akan Rebut Dara’a dari Militan

Laporan sebelumnya mengatakan bahwa Angkatan Darat Suriah mengirim konvoi pasukan dan peralatan militer ke provinsi Selatan Dara’a dalam persiapan untuk serangan besar di wilayah tersebut.

Tentara mengirim puluhan tank, kendaraan militer, peluncur rudal, truk-truk yang membawa senjata berat dan perangkat keras militer bersama dengan sejumlah besar pasukan elit ke provinsi Dara’a.

Sumber lokal, mengatakan bahwa ribuan tentara telah meninggalkan posisi mereka di Qalamoun Timur dan Damaskus untuk provinsi Dara’a dan Quneitra dalam dua hari terakhir.

Militer berencana untuk meluncurkan operasi berskala besar di Suriah Selatan untuk membebaskan seluruh provinsi Dara’a dan memaksakan kontrol penuh atas perbatasan Suriah-Yordania.

Baca: Pasca Ghouta Timur, Suriah-Rusia Bebaskan Dara’a dari Teroris

Selain itu, Sweida Utara yang berada di bawah kendali Jabhat Al-Nusra dan para teroris yang berafiliasi akan dibebaskan jika tentara mendapatkan kemenangan dalam operasi tersebut.

Analis militer Suriah mengatakan bahwa operasi militer di Dara’a akan diperluas ke provinsi Quneitra dekat Golan untuk mengakhiri kehadiran para teroris di Suriah Selatan dan Barat Daya. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: