Asia

Rouhani-Putin: Serangan AS di Suriah Langgar Piagam PBB

Senin, 10 April 2017 – 10.20 Wib,

SALAFYNEWS.COM, TEHERAN – Presiden Iran dan Rusia mengatakan bahwa serangan rudal AS ke pangkalan udara militer Suriah merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional dan Piagam PBB. (Baca: Iran-Rusia: AS Telah Rencanakan Serangan ke Suriah)

Dalam panggilan telepon pada hari Minggu, Presiden Iran Hassan Rouhani dan rekan Rusia-nya Vladimir Putin menekankan pentingnya dukungan terhadap rakyat Suriah dalam perjuangan mereka melawan teroris Takfiri.

“Kami mengutuk serangan rudal AS pada Suriah dan menganggapnya sebagai kasus pelanggaran eksplisit atas kedaulatan negara yang merdeka,” kata Presiden Iran.

“Sangat penting bahwa langkah unilateral AS ini akan dibahas dan dikutuk di Dewan Keamanan PBB,” tambahnya.

Dia juga menyesalkan penggunaan senjata kimia di Suriah, dan mengatakan, “Laporan menunjukkan bahwa teroris memiliki akses ke senjata kimia dan serangan AS akan meminta kelompok-kelompok teroris menggunakan senjata kimia sekali lagi.” (Baca: China siap gabung dengan Iran dan Rusia tumpas teroris di Suriah)

Setidaknya 86 orang tewas dalam serangan gas kimia di kota Khan Shaykhun, provinsi Idlib. Kelompok teroris Anti-Damaskus dan negara-negara Barat bergegas menyalahkan Presiden Suriah Bashar al-Assad atas insiden tersebut, tanpa memberikan bukti yang mendukung tuduhan mereka.

Rouhani menekankan bahwa serangan udara AS terhadap Suriah merupakan upaya untuk memperkuat teroris dan mengecam beberapa negara regional atas dukungan mereka terhadap langkah Washington.

Dia menegaskan kembali sikap Teheran mengenai krisis di Suriah hanya dapat diselesaikan melalui pendekatan politik dan tidak militer, serta menyatakan kesiapan Republik Islam Iran untuk menahan konsultasi dan kerjasama dengan Rusia pada pertempuran melawan teroris. (Baca: Kehadiran Kapal Induk Rusia di Suriah Gertak Israel, NATO dan Barat)

Dia memperingatkan bahwa serangan AS akan menciptakan keretakan antara negara-negara dalam memerangi terorisme dan mengalihkan negosiasi politik tentang Suriah ke arah militer.

Presiden Rusia, untuk bagian itu, mengutuk serangan AS terhadap Suriah sebagai langkah yang tidak dapat diterima dan upaya untuk mendukung teroris.

Dia mengatakan PBB telah mengakui bahwa pemerintah Suriah tidak memiliki senjata kimia, dan menambahkan bahwa serangan rudal Washington telah direncanakan untuk menggagalkan perundingan damai yang akan membantu memecahkan krisis Suriah.

Putin menyerukan penguatan kerjasama unilateral dan multilateral antara Iran dan negara-negara regional untuk memerangi teroris. (SFA)

Sumber: Tasnimnews

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: