Internasional

Ribuan Militan Beserta keluarganya Tinggalkan Wadi Barada Suriah

Selasa, 31 Januari 2017 – 11.42 Wib,

SALAFYNEWS.COM, SURIAH – Lebih dari 1.500 militan beserta keluarga mereka dilaporkan telah keluar dari wilayah Wadi Barada dengan menggunakan 33 bus yang telah disediakan, ini adalah hasil dari kesepakatan yang mengharuskan para militan ini untuk keluar dari wilayah Wadi Barada menuju Idlib, sebagaimana telah mengikuti kesepakatan penyelesaian sebanyak 3.700 orang dari penduduk wilayah ini, serta sekitar 2.600 orang juga telah mengikuti kesepakatan penyelesaian status mereka selama beberapa hari terakhir. (Baca: Tentara AD dan AU Suriah Kompak Usir Teroris dari Wadi Barada)

Dalam komunikasi yang disiarkan langsung di saluran berita dunia, Darren Fadel menjelaskan bahwa penerapan perjanjian terkait keluarnya para militan dari Wadi Barada menuju Idlib berjalan lancar dan situasi stabil. Ia menjelaskan bahwa sejumlah militan yang keluar dari wilayah Wadi Barada meuju Idlib mencapai 1.500 orang yang terdiri dari para militan beserta keluarga mereka yang diangkut menggunakan 33 bus.

Ia menambahkan bahawa bus terakhir yang mengangkut para militan ini sudah pergi dari Wadi Barada pada minggu malam (29/01), dan ini adalah tahap awal dari kesepakatan. (Baca: Tentara Suriah Kuasai Sumber Mata Air dan Kota Basimah di Wadi Barada)

Terkait hal ini, dilaporkan bahwa 3.700 orang dari penduduk wilayah Wadi Baradaini telah mengikuti kesepakatan penyelesaian status mereka yang terdiri dari para militan dan orang-orang yang menginginkan kesepakatan ini dan ingin tetap tinggal di daerah-daerah mereka. Selain itu, sekitar 2.600 orang juga telah mengkuti kesepakatan penyelesaian ini selama beberapa hari terkahir.

Sementara itu, dilaporkan bahwa pada hari minggu kemarin (29/01) telah meletus perselisihan di antara faksi-faksi bersenjata di kota Kfaer Azzeat antara para militan yang ingin keluar dari wilayah tersebut dengan militan yang ingin mengikuti penyelesaian. Disebutkan bahwa para militan yang ingin keluar dari wilayah tersebut menuju Idlib adalah orang-orang yang ingin mempertahankan jumlah yang besar dari anggota-angota bersenjata sehingga mereka bersikeras untuk pergi, dan sebagian militan lainnya menentang hal ini, sehingga terjadilah perselisihan di antara mereka yang berubah menjadi konfrontasi fisik yang sengit dan mengakibatkan jatuhnya korban tewas dan terluka, diantaranya tewasnya pejabat kelompok Jabhah al-Nusra yang dijuluki Abu Osama.

Disisi lain, Darren Fadel mengungkapkan bahwa bagian perbaikan dan pemeliharaan yang ditugaskan memperbaiki sumber air Al-Fejeh sedang menyelesaikan pekerjaannya pada hari senin (30/01). Ia juga menegaskan bahwa di Al-Fejeh terjadi kerusakan yang sangat parah, bagian perbaikan listrik telah menyelesaikan tugasnya, dan bagian perbaikan air dan sanitasi tengah menyelesaikan tugasnya pada hari senin (30/01), dilansir dari Middle East Panorama (30/01). (Baca: Perundingan Astana Dimenangkan Bashar Assad)

Darren menyebutkan bahwa pada hari minggu kemarin (29/01) air telah dipompa dengan baik setelah dipastikan tidak adanya air yang terkontaminasi. Ia menjelaskan bahwa jika perbaikan benar-benar telah selesai maka air tersbut akan dialirkan kembali dengan sistematis. (SFA)

3 Comments

3 Comments

  1. Pingback: Kembalinya 60 % Pasokan Air dari Wadi Barada Menuju Damaskus | SALAFY NEWS

  2. Pingback: 60 % Pasokan Air dari Wadi Barada Menuju Damaskus Mulai Mengalir Kembali – VOA ISLAM NEWS

  3. Pingback: 60 % Pasokan Air dari Wadi Barada Menuju Damaskus Mulai Mengalir Kembali | ISLAM NKRI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: